Politik Pemerintahan

Meninggalnya Gus Amik, Ini Kata Putra Pertama

Miratul Mukminin (Gus Amik)

Magetan (beritajatim.com) – Mohammad Taufiq Mirdata Febrianto putra pertama almarhum Miratul Mukminin (Gus Amik) merasa kecewa terhadap pemberitaan media masaa terkait meninggalnya sang ayah. Pasalnya pemberitaan tersebut tidak manusiawi.

Taufiq mengatakan, pihaknya kecewa dengan pemberitaan yang menyebutkan bahwa sang ayah korban Pilkada, yang kebetulan memang Alm Gus Amik diamanahi sebagai ketua timses salah satu pasangan calon di Pilkada Kota Surabaya, otomatis aktivitasnya banyak, padahal informasi tersebut belum tentu benar.

Gus Amik merupakan pimpinan  sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM) Takeran, Magetan.

“Kita kan belum tahu bapak kenanya kapan dan dimana, rasanya kurang pas jika ditarik kesimpulan langsung korban Pilkada. Kita tidak tahu sebenarnya kalau dihubungkan langsung rasanya menyakitan,” jelas Taufiq saat dikonfirmasi di Pondok PSM Takeran, Senin (14/12/2020).

Ia menambahkan, kalaupun memang terkena Covid-19 itu musibah. Semua jelas tidak ingin terkena virus tersebut. “Bapak selama ini disiplin prokes jadi kalau sampe kena namanya musibah,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Miratul Mukminin atau Gus Amik dikabarkan meninggal dunia, Minggu (13/12/2020) sekitar pukul 19.30 WIB setelah menjalani perawatan di RS Mitra Keluarga Darmo Satelit.

Gus Amik dalam Pilwali Surabaya 2020 menjadi  ketua tim sukses pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya No urut 2 Machfud Arifin -Munjiaman  Sukirno, sejak pencoblosan 9 Desember lalu, Gus Amik dikabarkan sakit dan tidak terlihat. (asg/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar