Politik Pemerintahan

Soal Laporan Keuangan Desa 2019, Ini Warning Pemkab Malang

Pembinaan tersebut mengenai evaluasi dan pengawasan keuangan desa tahun anggaran 2019, Senin (23/9/2019) di Pendopo Pemkab Malang Jalan Raya Panji, Kota Kepanjen.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Malang memberikan pembinaan kepada 378 kepala desa di seluruh Kabupaten Malang. Pembinaan tersebut mengenai evaluasi dan pengawasan keuangan desa tahun anggaran 2019.

 

Bupati Malang, HM.Sanusi memperingatkan agar seluruh kepala desa, mempergunakan dana desa dan alokasi dana desa dengan sejujur-jujurnya.

“Anggaran APBDes harus digunakan sesuai dengan aturan yang ada dalam perencanaan. Ini yang harus dicermati,” tegas Sanusi, Senin (23/9/2019) dihadapan Kades di Pendopo Pemkab Malang.

“Kita kasih contoh begini, ada anggaran Rp 100 juta di jalan A. Tau-tau dipindah ke jalan B. Ketika diperiksa inspektorat di jalan A tidak ada pembangunan. Seperti itu yang kena kepala desanya,” tambah Sanusi dalam kegiatan pembinaan, monitoring, evaluasi serta pengawasan keuangan desa.

Sanusi tak ingin ada lagi permasalahan penyunatan anggaran alias korupsi keuangan desa di wilayahnya.

“Penting diingat harus sesuai dengan aturan yang ada di APBdes. Jika terjadi pemindahan seperti halnya contoh tadi, akan menjadi persoalan tersendiri,” pesan Sanusi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malang, Suwadji menerangkan, pembuatan laporan keuangan menjadi salah satu materi yang disampaikan.

“Kami sampaikan bagaimana desa membuat laporan. Sehingga mampu membuat laporan keuangan sesuai regulasi yang berlaku. Laporan yang dimaksud laporan keuangan per semester dan laporan akhir tahun,” kata Suwadji.

Suwadji melanjutkan, pihaknya akan melakukan monitoring dan evaluasi lanjutan di setiap desa di Kabupaten Malang.

“Kami lakukan monitoring dan evaluasi ke seluruh pemerintah desa di Kabupaten Malang,” pungkas Suwadji. (yog/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar