Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Soal Koalisi Pilgub Jatim, Ini Sikap Golkar dan PAN

Surabaya (beritajatim.com) – DPD Partai Golkar Jatim kedatangan rombongan pengurus DPW PAN Jatim pada Sabtu (21/5/2022) malam.

Rombongan PAN yang dipimpin Ketua DPW Ahmad Rizki Sadig disambut langsung Ketua Golkar Jatim M Sarmuji, Sekretaris Sahat Tua Simanjuntak, Bendahara Blegur Prijanggono dan sejumlah pengurus lainnya. Mereka membicarakan Pilgub Jatim dan Pilpres dalam bingkai Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), antara Golkar, PAN dan PPP.

Untuk Pilgub Jatim, Sarmuji mengatakan, Golkar-PAN-PPP Jatim yang kebetulan merupakan parpol pengusung duet Khofifah-Emil masih satu irama. Yakni, komitmen mendukung Khofifah hingga akhir masa jabatan.

“Termasuk koalisi Pilgub, kami Golkar, PAN dan PPP yang ada di Koalisi Indonesia Bersatu sama-sama pendukung Bu Khofifah di Pilgub Jatim 2018 lalu. Kami tegaskan, kami akan mengawal kepemimpinan Bu Gubernur sampai akhir periode. Untuk periode ke depan akan kami bicarakan kemudian. Tapi kalau rasa-rasanya Bu Khofifah masih maju di Pilkada 2024, beliau masih jadi pilihan utama rakyat Jatim. Itu akan kami bicarakan dari hari ke hari, masih ada cukup waktu. Belanda masih jauh,” tegasnya.

Sementara Ketua PAN Jatim, Ahmad Rizki Sadig menambahkan, bahwa pada Rakernas I PAN tahun 2021 pihaknya telah mengusulkan Khofifah sebagai capres atau cawapres.

“Capres atau cawapres saja kami usulkan, apalagi calon gubernur,” kata Sadig.

Terkait pilpres, Sarmuji mengakui ada pembahasan politik khususnya terkait koalisi pada pemilu yang akan datang. Namun, untuk urusan capres dan cawapres, Golkar-PAN menyerahkan sepenuhnya ke DPP, termasuk peluang duet Airlangga Hartarto-Zulkifli Hasan.

“Soal capres, cawapres itu akan kami serahkan ke masing-masing DPP ya. Kami pasti punya usulan masing-masing. Akan kami salurkan melalui DPP masing-masing. Supaya tertib,” pungkasnya. [tok/but]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar