Politik Pemerintahan

Soal Kampanye Berkedok Ziarah Wali, Tim Hukum SANDI: Itu Inisiatif Relawan, Bukan Tim SANDI

Malang (beritajatim.com) – Tim Advokasi Paslon Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LADUB) melaporkan dugaan pelanggaran kampanye tim pemenangan Paslon SANDI perihal kampanye yang dikemas dalam kegiatan Ziarah Wali Limo.

Dugaan pelanggarannya adalah mengajak anak di bawah umur, memberikan snack dan uang tunai ke peserta Ziarah Wali Limo dengan syarat memilih paslon nomor urut 1, yakni paslon SANDI.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Hukum Paslon SANDI, Agus Subyantoro, enggan berkomentar lebih jauh terkait dugaan kasus tersebut. Pasalnya, menurut Agus, yang menggelar Ziarah Wali Limo tersebut bukan dari tim pemenang paslon SANDI. “Tapi itu dari relawan jadi saya tidak bisa berkomentar,” kata ia.

Agus juga mempersilahkan Tim Paslon LADUB untuk melaporkan dugaan pelanggaran kampanye itu. “Dan saya mempersilahkan Bawaslu untuk menguji dugaan pelanggaran itu,” tegasnya.

Terpisah, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva mengatakan, kasus dugaan pelanggaran itu akan ditentukan, Rabu (25/11/2020) esok. “Penentuannya itu apakah layak dilanjutkan. Kalau layak ya kami panggil pihak yang bersangkutan di dugaan pelanggaran tersebut. Bisa tim SanDi atau tidak itu masih belum tahu, lihat besok saja,” pungkasnya. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar