Politik Pemerintahan

Pilbup Malang 2020

Soal Dana Kampanye, Paslon LADUB dan SANDI Pilih Bungkam

Malang (beritajatim.com) – Calon Bupati Malang, Lathifah Shohib enggan menyebutkan secara konkret nominal dana kampanye untuk mengarungi Pilkada Kabupaten Malang 2020. “Permisi, saya tidak akan menyebutkan dana kampanye yang kami siapkan,” terang Lathifah ketika dikonfirmasi.

Lathifah menerangkan, jika dana kampanye yang dikantongi tim Malang Bangkit, dirasa lebih dari cukup untuk digunakan sesuai kebutuhan. “Kami siap (dana kampanye) sampai detik akhir kampanye,” papar Nyai Lathifah. Paslon nomor urut 2 alias LADUB itu bilang, memaknai pesta demokrasi bukan momentum buang-buang duit.

Sehingga, dirinya memilih melakukan sosialisasi tentang metode kampanye yang tepat. “Kami ingin sosialisasi demokrasi dilakukan dengan tidak menghambur-hamburkan dana. Karena ini kepentingan kita bersama, masyarakat Kabupaten Malang,” jelas politisi PKB ini.

Terpisah, Sekretaris Tim Pemenangan Malang Makmur, Darmadi juga enggan menyebut angka nominal dana kampanye bagi pasangan Sanusi-Didik (SANDI). “Jadi anggarannya yang cukup dan terukur,” beber Darmadi, Selasa (29/9/2020).

Darmadi menambahkan, dana yang disiapkan telah disesuaikan dengan kebutuhan kampanye Sandi. “Kami berkampanye saat pandemi Covid-19 menyesuaikan kondisi. Tak ada pengerahan massa secara masif,” ujar politisi PDIP ini.

Darmadi melanjutkan, Sandi saat ini telah melakukan kampanye dengan bijak. Seperti terapkan protokol kesehatan. “Kegiatannya bagi-bagi masker dan blusukan,” katanya.

Darmadi menyebut animo masyarakat terhadap pasangan SANDI sejauh ini terlihat signifikan. “Animo masyarakat cukup besar kepada pak Sanusi. Sehingga diminta datang ke desa-desa. Memang agak padat agendanya,” Darmadi mengakhiri. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar