Politik Pemerintahan

Soal Adminduk, Kesadaran Warga Sampang Masih Rendah

foto/ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) – Kesadaran masyarakat Sampang dalam Pembuatan Administrasi Kependudukan (adminduk) di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) setempat, khususnya tentang Kartu Tanda Penduduk (KTP) masih rendah.

Pasalnya, hingga saat ini berdasarkan pendataan, terdapat 18 ribu lebih warga Sampang yang belum memiliki e-KTP. Padahal warga yang wajib memikiki e-KTP tercatat 617.435 orang. Namun, 3 persen dari ribuan data tersebut belum memiliki e-KTP atau 18.523 jiwa.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispendukcapil Sampang, Edi Subinto mengatakan, pihaknya memang memprogramkan warga Sampang wajib memiliki e-KTP dan identitas kependudukan yang jelas. Dengan, begitu data kependudukan di Kabupaten Sampang semakin valid.

“Kesadaran masyarakat akan kepemilikan e-KTP memang masih rendah, sebab saat ini ada 18.523 jiwa yang tidak memiliki e-KTP,” terangnya, Minggu (8/11/2020).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sampang Fuzan Adima mengatakan, setiap warga memang wajib memiliki kartu identitas kependudukan. Sebab manfaatnya memang besar. Salah satunya ketika ada program bantuan dari pemerintah, yang wajib dikumpulkan adalah e-KTP.

Maka dari itu, Dispendukcapil Sampang memang wajib mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya identitas kependudukan tersebut. “Masyarakat di pedesaan kebanyakan yang tidak memahami pentingnya e-KTP. Makanya dinas harus jemput bola,” tandasnya. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar