Politik Pemerintahan

Dialog Publik PWI dan Universitas Jember

Sistem Pendidikan Bagus, Warga Jember Hanya Penonton

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jember Achmad Subagio [Foto: dok pribadi]

Jember (beritajatim.com) – Angka harapan lama sekolah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak sebanding dengan rata-rata lama pendidikan yang ditempuh masyarakat setempat. Pemerintah kabupaten harus memberikan perhatian lebih.

Data menunjukkan, angka harapan lama sekolah di Jember adalah 13,42 tahun. “Ini tinggi. Artinya apa? Sistem pendidikan kita di Jember sudah lebih dari cukup, karena kehadiran universitas akan mendorong sistem itu berjalan lebih baik,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jember Achmad Subagio, dalam acara dialog publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Universitas Jember, di DPRD Jember, Kamis (4/3/2021).

Namun, lanjut Subagio, angka harapan lama sekolah ini tak berbanding lurus dengan rata-rata lama pendidikan sekolah masyarakat Jember yang hanya 6,48 tahun. “Jadi rata-rata pendidikan masyarakat Jember hanya tamatan SD. Bisa dibayangkan. Ini artinya sistem pendidikan yang di depan mata penduduk, tidak bisa dinikmati penduduk. Masyarakat hanya menonton,” katanya.

Subagio menilai ada dua kemungkinan yang menyebabkan hal ini terjadi. “Pertama, masyarakat tidak mau (melanjutkan pendidikan lebih lama). Bisa karena faktor psikologis, sudah merasa cukup cari uang dan seterusmya. Tapi ada juga karena masyarakat tidak mampu sekolah. Misalkan mereka tidak punya uang untuk itu atau sekolahnya terlalu mahal,” katanya.

Subagio mengatakan, tak mudah menyelesaikan persoalan itu. Ia berharap agar Pemkab Jember memberikan perhatian untuk mendorong masyarakat agar mau bersekolah lebih lama. Pasalnya, ini berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia (IPM) Jember. “IPM kita rendah sekali. Hanya 67,11 pada 2020. IPM tersebut lebih rendah daripada Banyuwangi dan Situbondo, serta Jawa Timur,” katanya. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar