Politik Pemerintahan

Simbolis Vaksinasi di Kota Malang, Mulai Pejabat Publik Sampai Influencer

Wali Kota Malang, Sutiaji.

Malang(beritajatim.com) – Vaksinasi tahap I secara simbolis akan dilakukan di Kota Malang dalam pekan ini. Sesuai rencana vaksinasi dilakukan pada Jumat, (15/1/2021). Ada 10 orang atau tokoh yang masuk dalam daftar simbolis penerima vaksin Covid-19.

10 nama itu terdiri dari pejabat publik dari kalangan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) Kota Malang seperti Ketua DPRD Kota Malang, kemudian tokoh agama, tokoh masyarakat hingga influencer atau perwakilan millenial yang aktif di media sosial.

“Untuk siapa-siapanya, kami distribusikan ada tokoh media, pejabat publik hingga tokoh agama. Influencer insyallah, Tapi dari ketentuan provinsi belum ada memang,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Selasa, (12/1/2020).

Sutiaji mengatakan, keterlibatan influencer diharapkan mampu menangkal kabar hoax di media sosial terkait vaksin Covid-19. Untuk itu keterwakilan millenial diharapkan mampu membangun kepercayaan masyarakat terutama kalangan anak muda.

“Jadi saya usulkan itu agar supaya tidak ada hoax karena mau disuntik katanya terus lumpuh dan meninggal. Dari milenial influencer itu bisa sebagai contah masyarakat agar percaya,” ujar Sutiaji.

Sedangkan kalangan tokoh agama, Pemkot Malang akan menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang. Surat permohonan vaksinasi telah dikirim. Pemkot Malang kini menunggu balasan terkait tokoh agama yang masuk daftar 10 orang penerima vaksin.

“Kalau tokoh agama nanti kita minta dari FKUB dan tokoh masyarakat sudah kita kirim untuk namanya siapa mereka yang menemukan. Jadi kita ini sebagai contoh awal kepada masyarakat agar bisa benar-benar percaya dan jangan termakan hoax,” tutur Sutiaji.

Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika mengaku telah menerima surat dari Pemkot Malang terkait vaksinasi Covid-19. Dia menegaskan siap menerima vaksin asal sesuai kriteria 10 orang pertama dari perwakilan pejabat publik.

“Saya siap, kalau memang Forkompimda siap saya siap. Sebagai meyakinkan masyarakat bahwa vaksin aman. Karena perlu diketahui, tidak ada satu negara pun di dunia yang ingin mencelakan masyarakatnya,” tandas I Made. (Luc/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar