Politik Pemerintahan

Sikapi Situasi Wabah Covid-19, Ini Janji Bupati Sambari terhadap Pedagang Pasar

Gresik (beritajatim.com) – Imbas wabah virus Covid-19 yang sampai akhir ini belum bisa dikendalikan. Menyikapi kondisi itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menjanjikan pembebasan retribusi terhadap pedagang pasar yang berjualan di pasar milik Pemkab Gresik.

Terkait dengan pembebasan retribusi itu, Bupati Sambari konon telah menandatangani surat tidak menarik retribusi bagi pedagang.

“Hari ini suratnya tidak menarik retribusi sudah kami luncurkan. Paling lambat besok, hingga dalam waktu tidak ditentukan, sudah tidak ada penarikan retribusi,” ujarnya, Selasa (7/04/2020).

Selain mengeluarkan janji kebijakan di atas. Bupati Sambari juga menyiapkan dana sebesar Rp 150 miliar untuk memerangi dampak Covid-19.

“Kami bersama tim anggaran telah menyiapkan dana ini, untuk mengantisipasi berbagai dampak yang diakibatkan oleh Covid-19 ini. Kami berharap kebijakan ini didukung oleh semuanya baik itu dari Forkopimda maupun dari pihak legislatif,” tutur Sambari.

Disamping anggaran, Pemkab Gresik memberangkatkan bantuan paket sembako yang dibagikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik kepada masyarakat.

Pada tahap awal, paket sembako ini berjumlah 20 ribu paket yang berisi 5 kilogram beras, mi instan, kecap dan lain-lain. Ada 5 wilayah Kecamatan yang mengawali pembagian paket sembako ini yaitu, Kebomas, Gresik, Panceng, Manyar dan Driyorejo.

Sesuai rencana pembagian paket sembako ini berjumlah 400 ribu paket yang akan dibagikan pada bulan April, Mei, Juni dan Juli 2010, dan tergantung situasi.

Paket sembako ini akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Sata penerima diambil dari data yang sudah ada di Dinas Sosial Pemkab Gresik, Bappeda Gresik dan Bagian Kesejahteraan Masyarakat, Setda Gresik

Untuk kebijakan lain yaitu Dana Desa (DD) Insya Allah hari ini atau besok sudah bisa dicairkan. Menurut Sambari, Dana Desa ini bisa digunakan untuk penanganan Covid-19. Sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh aturan dan perundangan yang berlaku.

Mengenai masih merebaknya penyebaran virus Covid-19 di Gresik. Kapolres AKBP Kusworo Wibowo menyatakan adanya bantuan paket sembako yang diterimakan ini agar masyarakat tidak keluar rumah.

“Kami menghimbau masyarakat tetap stay di rumah, dan jangan membuat kegiatan diluar. Jika ketahuan sanksinya bisa pidana,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar