Politik Pemerintahan

Sidoarjo Raih SAKIP Predikat A

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pemkab Sidoarjo menerima hasil laporan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan predikat nilai A pada RPJMD yang dilaksanakan 2018 lalu.

Laporan SAKIP diserahkan langsung oleh Menpan RB, Syafruddin kepada Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, pada acara Apresiasi dan Penyerahan Laporan Hasil Evaluasi SAKIP Tahun 2018 Wilayah II, di Hotel Golden Tulip, Samarinda – Kalimantan Selatan, Rabu (6/2/2019).

Dari hasil evaluasi Kemenpan RB tahun 2018 ada 215 kab/kota dan 25 propinsi telah berhasil melakukan efisiensi dalam penyelenggaraan pemerintah. Wilayah Jawa Timur ada 4 kabupaten yang mendapat predikat A, antara lain Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Banyuwangi.

Tahun 2019 ini Kemenpan RB meminta kepada pemerintah daerah untuk bekerja secara efektif dan efisien, tertib administrasi dengan orientasi pada birokrasi yang melayani dan menyejahterakan masyarakat.

Menpan RB, Syafruddin mengatakan pentingnya pemerintah daerah dalam menerapkan SAKIP. Selama ini paradigma birokrasi adalah berhasil melakukan penyerapan anggaran, namun ketepatan sasaran dan perencanaan yang kurang tepat akan terjadi pemborosan anggaran.

“Penerapan SAKIP bertujuan untuk mengevaluasi setiap kegiatan agar kegiatan tersebut bisa tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat luas, selain itu berhubungan erat dengan pembentukan budaya kinerja yang berintegritas, budaya kinerja birokrasi yang bersih dan melayani,” kata Syafruddin melalui rilis Dinas Kominfo Sidoarjo

Saat ini, lanjutnya, efisiensi anggaran dengan menerapkan SAKIP di wilayah II mencapai triliunan rupiah, tahun 2017 penghematan mencapai 22, 3 triliun rupiah.

Evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian PAN-RB juga bukanlah evaluasi terhadap dokumen laporan kinerja, melainkan evaluasi terhadap seluruh sistem yang berjalan mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan.

Dengan diraihnya laporan hasil evaluasi SAKIP dengan pelayanan predikat nilai A tak lantas membuat Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah terlena. Sebab untuk mempertahankan agar kinerja yang sudah dinilai sangat baik oleh Kemenpan RB bukan perkara mudah.

Dalam kurun waktu 1 tahun sejak penilaian, Kemenpan RB akan mengevaluasi kembali dan sanksinya apabila ada penurunan kinerja maka predikat nilai SAKIP A akan ditinjau ulang.

Bupati Saiful Ilah mengingatkan kepada jajaran kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk menggenjot kinerjanya, selain berorientasi pada target kerja yang dicapai juga harus sesuai dengan aturan administratif.

Ia juga mengapresiasi jajaranya atas capaian kinerja yang memuaskan, dengan diterimanya nilai evaluasi SAKIP A, menunjukkan bahwa kinerja ASN pemkab Sidoarjo tahun 2018 sangat baik dan menjadi tolak ukur daerah yang tertib administrasi serta daerah yang berorientasi pada pelayanan publik yang sangat baik.

Bupati Sidoarjo menunjukkan penghargaan yang diterimanya dari KemenPan RB

“Saya minta agar prestasi ini bisa ditingkatkan lagi menjadi predikat sangat memuaskan dengan nilai AA, budaya dan manajemen kinerja yang bagus mendapat nilai SAKIP A dengan predikat memuaskan ini tahun depan jangan sampai turun, kinerja lebih digenjot (ditingkatkan) lagi,” terangnya usai menerima hasil evaluasi SAKIP di Banjarmasin.

Kabag Pembangunan Pemkab Sidoarjo Benny Airlangga Yogaswara menyatakan, banyak upaya yang sudah dilakukan Pemkab Sidoarjo untuk meningkatkan status SAKIP. Di antaranya, menyelaraskan antara perencanaan sampai pelaksanaan kinerja yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) supaya menjadi runtut.

“Dengan sistem ini, akan lebih mempermudah perencanaan sampai pelaksanaan tiap tahun di RPJM. Kalau perencanaan A ya hasilnya A. Ini berarti perencanaan sampai pelaksanaan sudah sama dengan RPJMD,” papar pria yang juga Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo tersebut. [isa/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar