Politik Pemerintahan

Sidang Perdana DPRD Jember Gunakan Konferensi Telekomunikasi

Jember (beritajatim.com) – DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, menggelar sidang paripurna perdana dengan menggunakan multimedia atau konferensi telekomunikasi, Senin (6/4/2020). Sebelumnnya, sidang paripurna akhir hak angket masih dilakukan secara konvensional, yakni rapat secara fisik di gedung parlemen.

Agenda rapat paripurna kali ini adalah penetapan program pembentukan peraturan daerah (propemperda). Namun kendati menggunakan konferensi telekomunikasi, empat pimpinan DPRD Jember, masing-masing satu perwakilan dari tujuh fraksi, masing-masing satu perwakilan dari empat komisi tetap berada di ruang sidang paripurna. Sementara anggota DPRD lainnya diperbolehkan mengikuti di lain tempat.

Sebelum sidang digelar, para anggota Dewan sempat menggelar semacam gladi bersih. “Memang sudah jadi imbauan pemerintah pusat untuk melakukan metode rapat teleconference. Sekarang berjalan agak mulus, walau ada beberapa hal perlu diperbaiki karena ketidakpahaman dari anggota dalam mengoperasikan alat telekomunikasi tersebut,” kata Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim.

Agus Haeroni, salah satu legislator, mengeluhkan gangguan pada audio. “Kami tidak bisa mendengarkan jelas. Kualitas memang harus diperbaiki atau kami memang belum terbiasa,” katanya. Ia meminta agar kualitas audio diperbaiki agar anggota Dewan bisa menyampaikan pendapat.

Halim mengatakan adanya beberapa hambatan dikarenakan para anggota parlemen tak terbiasa. Namun dengan seiring waktu, ia berharap, sidang paripurna dengan model konferensi telekomunikasi ini berjalan semakin baik ke depan. “Kami belum tahu wabah Covid-19 kapan selesai,” katanya. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar