Politik Pemerintahan

Sidak Pasar Baru Gresik, Dewan Temukan Indikasi Jual Beli Stand Ilegal

Gresik (beritajatim.com) – Komisi I DPRD Gresik mendapatkan indikasi terjadinya penyimpangan penjualan stand di Pasar Baru secara ilegal. Selain tidak sesuai ketentuan peraturan daerah (Perda), Komisi Bidang Pemerintahan ini juga mendapatkan sejumlah pedagang tidak mengantongi surat izin yang sah.

Semua temuan tersebut, terkuak saat Komisi DPRD Gresik melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Baru, bersama Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Agus Budiono, bersama Kepala Dinas Satpol PP Abu Hasan.

Kehadiran wakil rakyat dan kepala dinas itu mendapat sambutan antusias dari sejumlah pedagang. Mereka langsung curhat dan berkeluh kesah terjadinya ketidakadilan dari pengelolah stand Pasar Baru.

Kamise (58) salah satu pedagang Pasar Baru Gresik menuturkan, stand miliknya di blok D telah dipindahtangankan secara sepihak oleh pengelolah pasar. Akibatnya dirinya tidak bisa menempati dan berjualan di stand yang baru. Padahal, stand tersebut dibeli secara sah.

“Stand saya telah berpindah tangan secara sepihak,” ujar Kamise, Senin (01/07/2019).

Mendapati adanya penyimpangan itu, Komisi I kemudian meminta petugas Satpol PP Gresik mengosongkan tiga stand di blok B karena dinilai ilegal, dan tidak prosedural.

“Kami segera memanggil instansi yang terkait melalui hearing,” ujar Ketua Komisi I Edi Santoso.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Gresik, Abu Hasan menyatakan pihaknya hanya sebatas mengamankan saja terkait dengan pengosongan stand yang diduga ilegal atau ada penyimpangan.

“Stand yang ilegal langsung kami kosongkan termasuk barang di dalamnya,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar