Politik Pemerintahan

Sidak Kawasan Wisata Pacet, Ini Pesan Bupati, Dandim 0815, dan Kapolres

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi saat sidak ke wisata di kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Meski tak semuanya buka, Bupati Mojokerto Pungkasiadi bersama Forkopimda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat wisata di kawasan wisata Pacet, Kabupaten Mojokerto. Menyusul banyak masyarakat yang masih belum mematuhi aturan disiplin pencegahan Covid-19 secara maksimal.

Seperti di kawasan wisata di Kecamatan Pacet, Kabupaten yakni Air Panas Ubalan, Sendi, pasar hingga Pujasera Pacet. Masyarakat yang mengunjungi kawasan wisata tersebut didapati belum sepenuhnya protokol kesehatan. Salah satunya physical distancing serta taat memakai masker.

Bupati pun getol memberi edukasi dan mendisiplinkan masyarakat demi percepatan pemutusan mata rantai penyebaran pandemi Covid-19. Terlebih lagi pemerintah telah menginstruksikan tatanan hidup baru atau new normal yang harus ditaati bersama.

Sebelum pemantauan lokasi wisata, beberapa arahan penting disampaikan dalam apel. Dalam apel, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menegaskan bahwa kegiatan ini demi menegakkan instruksi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Penegakan disiplin protokol harus disampaikan pada masyarakat dengan cara-cara yang humanis.

“Hari ini kita coba disiplinkan masyarakat dalam penegakan protokol kesehatan. Memperingati Hari Bhayangkara, sore ini juga kita bagikan 10 ribu masker untuk masyarakat. Dari Pemda juga membagikan. Sebagaimana kita tahu wilayah kita masih tinggi angka positif Covid-19. Namun bukan berarti patah semangat,” ungkapnya, Minggu (28/6/2020).

Namun, lanjut Kapolres, semua harus bersinergi melakukan pelayanan terbaik pada masyarakat. Semua harus mengedukasi masyarakat terkait upaya penanggulangan Covid-19. Edukasi harus disampaikan secara humanis. Jika masyarakat masih tidak bermasker, akan diberi sanksi edukasi. Seperti membaca Pancasila, menyanyikan Indonesia Raya dan edukasi penting lainnya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menekankan, aturan kedisiplinan protokol kesehatan harus disiapkan dengan benar-benar matang. Bupati menegaskan jika pembukaan wisata, akan dirapatkan terlebih dahulu dengan tim gugus tugas. Terutama pemenuhan standar protokol pencegahan Covid-19.

“Sejauh pemantauan kita tadi, masyarakat harus terus diberi edukasi pentingnya protokol kesehatan. Kita lihat tadi physical distancingnya masih perlu ditingkatkan. Pembukaan wisata akan kita siapkan dengan matang, kita rapatkan dulu dengan tim gugus tugas. Karena kita juga lihat masyarakat banyak yang bergerombol di jalan-jalan,” ujarnya.

Sehingga, lanjut Bupati, jika wisata dibuka maka diharapkan pengunjung tidak bergerombol lagi. Di setiap tempat wisata yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto diminta untuk menerapkan protokol kesehatan semaksimal mungkin. Seperti menyiapkan tempat cuci tangan dan pengukur suhu tubuh dan menghimbau pengunjung memakai masker.

Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto menambahkan, pemutusan mata rantai Covid-19 dapat dilakukan dengan disiplin protokol kesehatan. “Kedisiplinan adalah vaksin Covid-19 untuk saat ini. Tentunya kita akan terus sinergi dengan semua elemen. Prorotokol Covid-19 harus terus diedukasikan dan ditegakkan,” tegaknya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar