Politik Pemerintahan

Dialog Interaktif DPW PKB Jatim di Sidoarjo

Seyogjanya Pemuda Berperan Juga dalam Politik

Sidoarjo (beritajatim.com) – Sekitar seratus mahasiswa dan masyarakat, antusias menghadiri Dialog Interaktif oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur di Move On Caffee, Perum Magersari Permai, Minggu (20/10/2019).

Kegiatan yang mengusung tema “Menakar Peran dan Partisipasi Pemuda dalam Proses Pilkada Serentak 2020” itu lebih menyentuh dan membahas pemuda dinilai memiliki peluang besar dalam proses dinamika politik.

“Peran pemuda menjadi sangat potensial dan strategis dalam penentuan calon Kepala Daerah 2020 kedepan,” kata Ketua Gemasaba Jatim M. Solichul Umam.

Lanjut Umam, selain sebagai aktor perubahan, pemuda juga dituntut berperan aktif dalam setiap dinamika politik. Mengutip Berthold Brecht (1898 – 1956), seorang penyair Jerman, yang juga dramawan, sutradara teater.

Ditambahkan Umam, buta yang terburuk adalah buta politik. Dia tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahwa biaya hidup, harga kacang, harga ikan, harga tepung, biaya sewa, harga sepatu dan obat, semua tergantung pada keputusan politik.

Orang yang buta politik begitu bodoh. Sehingga ia bangga dan membusungkan dadanya mengatakan bahwa ia membenci politik.

Si dungu tidak tahu bahwa dari kebodohan politiknya lahir pelacur, anak terlantar, dan pencuri terburuk dari semua pencuri, politisi buruk, rusaknya perusahaan nasional dan multinasional yang menguras kekayaan negeri.

“Dengan demikian, sikap politik pemuda dan mahasiswa menjadi sangat ideal dalam penentuan kepemimpinan kedepan,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini DPW PKB Jatim berharap partisipasi aktif para pemuda di setiap daerah dalam proses Pilkada serentak 2020 di Jatim, khususnya dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.
Misalkan, melakukan kontrak politik kepada semua kandidat.

Berkaitan dengan kriteria calon Kepala Daerah, Sholichul Umam mengatakan bahwa “penting untuk mempunyai rekam jejak calon Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota di Jatim agar kita tidak salah pilih,” anjur dia.

Hal senada juga disampaikan oleh Fatihul Faizun selaku salah satu Narasumber dalam kegiatan tersebut. Menurut Faizun peran pemuda dalam Pilkada serentak sangat penting khususnya dalam pendidikan politik kepada masyarakat.

“Pilkada serentak merupakan bagian dari sistem desentralisasi, sehingga sangat perlu kemudian partisipasi politik aktif oleh para pemuda,” urai Ketua Umum Ikatan Alumni PMII Sidoarjo itu. [isa/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar