Politik Pemerintahan

Setahun Tak Berfungsi, Aula Santo Yoseph Dapat Dana Hibah dari Pemkot Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Aula Santo Yoseph, Kota Kediri mulai diperbaiki setelah menerima dana hibah dari Pemkot Kediri melalui Bagian Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kota Kediri. Panitia renovasi aula Santo Yoseph menerima Rp 200 juta untuk memperbaiki aula.

“Aula ini dulu berfungsi untuk rapat dengan pesertanya lingkungan dan stasi yang menghadirkan jumlah peserta banyak,” kata Maria Karangora, panitia renovasi aula, Selasa (28/12/2020).

Selain untuk rapat, untuk kegiatan bidang dan seksi yang ada di Dewan Pastoral Paroki Santo Yoseph sesuai dengan program kegiatan. Yang tak kalah penting, aula ini juga kerap disewa untuk resepsi pernikahan dengan harga sewa yang lumayan terjangkau. Salah satu tujuannya memang bukan untuk mencari untung, namun membantu orang yang membutuhkan. Banyak orang yang menyewa dan terbuka untuk umum.

Aula tersebut luasnya sekitar 600m2 dengan 4 toilet. Bagian depan ada panggung yang bisa untuk pelaminan.  Dari pengelola menyediakan 100 kursi, bila ingin menambah bisa dikoordinasikan sebelumnya. Fasilitas lain berupa listrik dan air lancar, juga halaman parkir yang luas. Selain itu, pihak pengelola juga melibatkan Babinsa bila sedang ada acara sehingga keamanan terjamin.

Hanya saja, sudah sejak 2018, aula ini tidak disewakan karena atapnya rusak. Kayu utama (kuda-kuda) rusak, atapnya melengkung sehingga dikhawatirkan membahayakan bagi pengguna. Hampir separuh atap tersebut harus diperbaiki.

Melihat fungsi dan pentingnya aula tersebut, maka Pemkot Kediri pun menyetujui dana hibah yang diajukan oleh panitia. Usai serah terima dana secara simbolik pada pertengahan Desember silam, mulai 24 Desember 2020, pelaksanaan perbaikan dimulai dengan membeli material. Proses renovasi mulai tanggal 27 Desember 2020 hingga kini masih berlangsung. Harapannya, pada awal tahun 2021, aula ini sudah berfungsi kembali.

“Sejumlah lebih dari 10M dana hibah telah diberikan  oleh Pemkot untuk bidang keagamaan selama tahun anggaran 2020,” kata Ardi Handoko, Kabag. Kesra, Sekretariat Daerah Kota Kediri.

Hibah dari APBD ini berfungsi untuk melengkapi sarana dan prasana agar kegiatan masing-masing lembaga bisa ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. [nm/ted].



Apa Reaksi Anda?

Komentar