Politik Pemerintahan

Sesuai Usulan, UMK Sumenep 2020 Naik Rp 153.000

Sumenep (beritajatim.com) – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sumenep tahun 2020 telah ditetapkan sebesar Rp 1.954.705. Besaran UMK tersebut, naik dibanding UMK 2019 sebesar Rp 1.801.406.

“Gubernur sudah menetapkan besaran UMK seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Untuk Sumenep, UMK 2020 naik Rp 153.000 dibanding 2019,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumenep, M. Syahrial, Jumat (22/11/2019).

Dari empat kabupaten di Madura, besaran UMK Sumenep sama dengan UMK Bangkalan, dan di atas UMK Sampang dan Pamekasan sebesar Rp 1.913.321. “Kenaikan UMK itu sesuai dengan usulan kenaikan UMK yang diajukan di akhir 2019. Usulan itu disesuaikan dengan laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi,” terang Syahrial.

Menurutnya, Disnaker akan menindaklanjuti penetapan UMK baru itu dengan sosialisasi ke perusahaan-perusahaan di Sumenep. “Tetapi sosialisasi baru akan dimulai di Provinsi pekan depan. Setelah itu menyusul di daerah,” ucapnya.

Ia berharap agar perusahaan-perusahaan di Sumenep bisa memenuhi ketentuan besaran UMK dalam membayar karyawannya. “Kalau ada perusahaan yang tidak membayar gaji karyawan sesuai UMK yang ditetapkan Gubernur, maka tentu saja akan ada sanksi yang menunggu,” ucap Syahrial. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar