Politik Pemerintahan

Sertijab Bupati Sumenep, Gubernur Jatim Ingatkan ‘PR-PR’ Tertinggal

Gubernur Jawa Timur menghadiri Sertijab Bupati Sumenep di Pendopo Agung (foto/ temmy)

Sumenep (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri ‘Serah terima jabatan Bupati sumenep dan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep di Pendopo Agung setempat, Minggu (07/03/2021).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Sumenep, Hamid Ali Munir. Agenda dalam rapat paripurna itu adalah pidato awal jabatan Bupati Sumenep dan sambutan Gubernur Jawa Timur. Acara itu diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, dilanjutkan dengan penyerahan memori jabatan dari Plh Bupati Sumenep Edy Rasiyadi ke Bupati Sumenep, Ach. Fauzi.

“Saya mengucapkan terima kasih pada masyarakat, atas kepercayaannya memberikan amanah pada saya untuk memimpin Sumenep. Ini adalah amanah yang berat. Jadi perlu dukungan semua elemen masyarakat, termasuk anggt DPRD,” kata Fauzi dalam sambutan pertamanya.

Ia juga mengapresiasi para pemimpin sebelumnya, yang dinilai mampu meletakkan fondasi yang kuat untuk membangun Sumenep. “Berikutnya, untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan, perlu kerja sama semua pihak,” ucapnya.

Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi serah terima jabatan Bupati di Sumenep. “Di Sumenep ini prosesnya ‘soft landing’. Pembangunan bisa langsung bersambung, karena Bupati yang sekarang ini sebelumnya menjadi wakil bupati,” ujarnya.

Namun ia mengingatkan agar Bupati menyelesaikan ‘PR-PR’ yang masih tersisa. Diantaranya, mendongkrak angka indeks pembangunan manusia (IPM), serta menurunkan angka kemiskinan.

“Orang sini kalau ditanya selama seminggu ini makan lauk apa saja? Selalu jawabannya ‘tak oneng’ atau tidak tahu. Padahal itu survei yang jawabannya mempemgaruhi penghitungan statistik untuk angka kemiskinan dan IPM. Nah, mungkin ini yang perlu jadi perhatian pak Bupati,” ucap Khofifah. (tem/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar