Politik Pemerintahan

Serap Aspirasi Masyarakat Mas Bup Kediri Gelar Jumat Ngopi

Kediri (beritajatim.com) – Guna menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat hingga tingkat desa, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggelar acara Jumat Ngopi bertempat di Pendopo Kabupaten.

Dalam bincang ringan perdana ini, tampak masyarakat sangat antusias berdiskusi dengan diskusi mengalir dari persoalan pembangunan, sosial, pendidikan dan perekonomian. Sehingga permasalahan ditingkat desa dapat dimengerti dan dipahami oleh pemerintah Kabupaten Kediri dan sekaligus dicarikan jalan keluar.

Diduduk beralas karpet Mas Bup Hanindhito Himawan Pramana dengan didampingi Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa dan Sekretaris Daerah Dede Sujana bersama puluhan warga dari berbagai latar belakang. Kegiatan yang dilakukan dengan protokol kesehatan tersebut dibagi menjadi tiga sesi dengan peserta 25 orang untuk setiap sesi.

Dalam kegiatan tersebut Mas Bup mendapat sejumlah masukan, pendapat, keinginan dan kebutuhan masyarakat untuk kemajuan Kabupaten Kediri. Seperti yang disampaikan salah satu penanya tentang pembentukan dewan kesenian dan dewan kebudayaan.

Bahkan menanggapi pertanyaan tersebut, Mas Bup juga mengungkapkan keinginannya untuk pemberian nama Pendopo, karena menurutnya pendopo merupakan salah satu simbol pemerintahan dan diharapakan pada saat hari jadi Kabupaten Kediri 25 Maret nanti, Pendopo Kabupaten Kediri sudah memiliki nama.

Selain mendapat pertanyaan persoalan kesenian dan kebudayaan, Mas Bup juga mendapat pertanyaan tentang pnpm dan kartu gapoktan dan atas hal tersebut, Mas Bup menanggapi bahwa persoalan tersebut hanya miss komunikasi antara pemerintah desa dengan penerima kartu, sehingga nantinya pihaknya akan mengumpulkan para kepala desa dan diminta untuk meluruskan persoalan tersebut.

“Respons untuk kegiatan perdana ini cukup bagus. Ke depan akan kita bagi tiap tema. Agar lebih fokus. Untuk penyelesaian dari setiap persoalan yang disampaikan, langsung kita teruskan ke SKPD terkait,” ujar Hanindhito Himawan Pramana, Bupati Kediri.

Sementara disinggung tentang wisata gunung kelud yang hingga saat ini masih ditutup, Mas Bup dengan tegas menjawab belum bisa membukanya, karena saat ini Kabupaten Kediri masih masuk di zona orange dan jika wisata kelud dibuka nantinya pasti wisata lain juga minta untuk dibuka.

Dengan adanya kegiatan ini, Mas Bup berharap bisa memperoleh persoalan di masyarakat secara umum, dan setelah itu didapatkan, pihaknya akan mengadakan Jumat Ngopi dengan tema tertentu yang berubah setiap minggunya.

Contohnya jika minggu ini dengan tokoh agama, minggu berikutnya mungkin dengan UMKM, gapoktan atau tema lainnya yang terus berganti setiap minggunya.

Mas Bup menambahkan dengan adanya kegiatan ini, pihaknya akan mendapatkan berbagai persoalan yang ada diberbagain daerah di tingkat desa secara langsung dan singkat.

Bahkan di kegiatan perdana ini, Mas Bup juga sempat kaget atas adanya masukan dari masyarakat terkait pelatihan terhadap pengemudi ambulan, dimana hal tersebut dirasa penting, karena mereka adalah salah satu garda terdepan yang kontak langsung dengan pasien Covid-19.

Mas Bup juga mengungkapkan usai pertemuan ini, dari setiap masukan dan persoalan dari masyarakat akan langsung, diteruskan kepada dinas terkait, sehingga dapat segera di eksekusi. [nm/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar