Politik Pemerintahan

Serang Luhut, Bravo-5 Jatim: Andi Arief Tak Paham Tradisi Pesantren

Ketua Bravo-5 Jawa Timur, Ubaidillah Amin (Gus Ubaid)

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Bravo-5 Jatim, Ubaidillah Amin Muhammad (Gus Ubaid) merespon cuitan mantan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief terhadap kunjungan Menko Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan kepada KH Zubair Muntashor di Bangkalan, Madura beberapa waktu lalu.

Gus Ubaid yang juga salah seorang pengasuh Ponpes Annuriyyah Jember ini menegaskan, bahwa kunjungan Luhut Panjaitan adalah silaturahmi rutin dalam rangka mengapresiasi peran ulama dan kiai, dalam menjaga kondusifitas dan stabilitas nasional, khususnya menjelang Pemilu Serentak 17 April 2019.

“Andi Arief gegabah telah menilai Bapak Luhut Binsar Panjaitan melakukan transaksi politik dengan kiai untuk memenangkan Calon Presiden 01. Cuitan tersebut menegaskan bahwa Andi Arief tidak memahami tradisi pesantren,” tegasnya kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (6/4/2019).

Santri dan kiai yang mengutamakan hubungan emosional dan menjunjung tinggi etika Luhut Panjaitan, memahami tradisi itu. Sehingga, Luhut memposisikan diri sebagai seorang santri kepada kiai.

“Andi Arief tidak mengindahkan prinsip ‘tabayyun’ atau klarifikasi sebelum melontarkan cuitannya, sehingga cuitan itu menjadi fitnah yang dapat merendahkan dan mancemarkan nama baik, terlebih bagi seorang kiai yang ditokohkan,” tukasnya.

Pihaknya mengimbau kepada Andi Arief untuk berhenti menyebar fitnah dan komentar-komentar yang kontraproduktif, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadist yang berbunyi ‘Barangsiapa yang beriman, maka berbicaralah yang baik atau diam saja’.

“Pemberian sejumlah uang yang dilakukan Bapak Luhut Panjaitan kepada kiai adalah murni hadiah dalam konteks berbagi kebaikan, apresiasi kepada ulama dan supporting dalam kebaikan, terlebih kiai dalam kondisi sakit. Jadi, pemberian tersebut bukan termasuk suap, karena tidak ada konsekuensi apapun baik politik maupun transaksi jabatan dan tidak dalam konteks menghilangkan hak orang Iain,” jelasnya.

Bravo-5 Jatim mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menyadari dan mewaspadai serta tidak mempercayai tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar dan fitnah, yang disebarkan melalui medsos seperti yang telah dilakukan Andi Arief. Andi sendiri yang merupakan politisi yang kontroversial, baik ucapan maupun tingkah lakunya. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar