Politik Pemerintahan

Sepanjang 110 Km Jalan Raya di Pamekasan Masuk Katagori Rusak

Kondisi salah satu akses jalan antar kecamatan di wilayah perkotaan Pamekasan.

Pamekasan (beritajatim.com) – Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, di mana program tersebut merupakan satu dari 5 program prioritas yang digagas Bupati Badrut Tamam.

Program pembangunan dengan tagline ‘pembangunan merata dan berkeadilan’ selalu digaungkan dalam beberapa kesempatan, termasuk empat program prioritas lain yang semuanya dinilai sebagai prioritas secara keseluruhan.

Khusus program infrastruktur dengan tagline tersebut, tentunya menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi pemerintahan Bupati Badrut Tamam. Sebab hingga saat ini terdapat sejumlah pembangunan infrastruktur yang masih dalam kondisi memprihatinkan.

Tidak terkecuali di sejumlah akses jalan poros kabupaten yang noatene menjadi sasaran pemerintah pembangunan, bahkan terdata sepanjang 150 kilometer (km) ruas jalan raya antar kecamatan di wilayah setempat, dinyatakan masuk katagori jalan rusak.

Namun pada akhir 2020 lalu, sepanjang 40 km di antaranya mulai dilakukan perbaikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Dari itu, tersisa sepanjang 110 km ruas jalan kabupaten, masuk katagori jalan rusak dan belum diperbaiki.

Sebelumnya Bupati Pamekasan, Badrut Tamam juga menyampaikan jika pembangunan bidang infrastruktur diharapkan dapat menjadi penunjang sektor pembangunan di kabupaten Pamekasan. Terlebih kelima program prioritas yang digagasnya merupakan program yang saling berhubungan antara satu dengan program lainnya.

“Kelima program prioritas ini kita harapkan dapat menjadikan Pamekasan, bersaing dengan kabupaten/kota maju lain di Indonesia. Dari itu kami akan menjalankan semua program sesuai keinginan kuat untuk menjadikan kabupaten ini maju, berduya saing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia,” kata Bupati Badrut Tamam, beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menegaskan dari lima program prioritas yang digagasnya merupakan program yang diharapkan dapat direalisasikan pada masa kepemimpinnya. Terlebih saat ini seluruh program prioritas sudah mulai berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Lima program prioritas ini masing-masing bidang bidang reformasi birokrasi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan bidang ekonomi. Namun kami memastikan diri bahwa tidak ada yang nomor dua dari lima program prioritas ini, sebab semuanya nomor satu,” pungkasnya. [pin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar