Politik Pemerintahan

Senin Depan Stadion Gejos Siap Dipakai Rehabilitasi Pasien Covid-19

Juru Bicara Satgas Covid-19 Gresik drg Syaifuddin Ghozali (kiri) Didampingi Sekretaris Satgas Tursilo Harijogi (kanan) saat Memberikan Keterangan Kepada Wartawan

Gresik (beritajatim.com) – Pemkab Gresik langsung gerak cepat untuk menangani over load-nya pasien Covid-19. Sebagai kesiapannya, pemkab setempat telah menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) untuk rehabilitasi pasien yang terpapar virus Covid-19.

Ada 240 bed yang disiapkan untuk pasien. Dari jumlah itu, nantinya akan disekat-sekat mana pasien yang masuk kategori merah, kuning maupun hijau.

“Kami telah mengklasifikasi untuk rehabitasinya. Dimana, 140 bed buat pasien kategori merah, 80 bed pasien kategori kuning, dan 20 bed buat pasien masuk kategori hijau,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, drg Syaifuddin Ghozali, Sabtu (4/07/2020).

Ia menambahkan selain menyiapkan bed pasien Covid-19 yang dirawat. Pihaknya juga memasang kamera CCTV di tiga titik guna mengawasi serta memantau pasien. Tidak hanya itu, Dinkes Gresik juga menyiapkan sejumlah peralatan medis plus dokter serta relawan tenaga kesehatan (Nakes). “Terkait SDM sudah ada 16 perawat dari relawan serta 4 dokter. Tapi, idealnya kami butuh 2 dokter lagi,” imbuhnya.

Ditanya mengenai masih tingginya kasus Covid-19 di masa new normal. Dijelaskan Syaifuddin Ghozali, selama ini penambahan kasus ini terkosentrasi di 5 kecamatan. Yakni, Kecamatan Kebomas, Manyar, Menganti, Gresik dan Driyorejo.

“Kelima kecamatan itu jadi fokus konsentrasi kami. Termasuk diantaranya klaster Pasar Balongpanggang. Probelmnya sewaktu kami menangani klaster. Peningkatan justru pada pasien PDP. Sebab, sebelumnya 20 hingga 30 persen pasien yang di-swab merupakan pasien PDP. Tapi, sekarang sebaliknya 70 persen yang melakukan swab adalah pasien PDP,” ungkapnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar