Politik Pemerintahan

Semua Tempat Ibadah di Ponorogo Terapkan New Normal

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Setelah awal bulan Juni lalu, dilakukan uji coba new normal. Kini, Pemkab Ponorogo benar-benar memberlakukan tatanan normal baru atau new normal. Pemberlakuan yang di mulai pada hari Jumat (3/7/2020) ini, menyasar di tempat-tempat strategis di wilayah buni reyog.

“Hari ini kami terapkan new notnal di objek wisata religi Makan Muhammad Besari dan semua tempat ibadah di Ponorogo,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Jumat Pagi.

Penerapan new normal ini, kata Ipong tidak melalui izin dari tim gugus tugas penanganan Covid-19 pusat. Sebab permintaan izin itu jika dilakukan new normal di seluruh wilayah kabupaten. Sedangkan penerapan new normal di Ponorogo hanya di beberapa sektor saja. Ini sesuai arahan Presiden Jokowi saat teleconference beberapa waktu yang lalu, bahwa kepala daerah boleh menerapakan new normal pada sektor-sektor yang penting. “Penerapan new normal ini bisa dicabut sewaktu-waktu, apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” katanya.

Dengan penerapan new normal ini, ada catatan-catatan yang harus dipatuhi. Yakni tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan. Kemudian tempat ibadah hanya boleh diisi maksimal 60 persen dari kapasitas tempatnya. Tempat yang diberlakukan new normal ini, harus ditunjuk satu orang bertugas sebagai ketua satgas. “Penerapan new normal rencananya akan bertahap dengan menyasar sektor-sektor penting lainnya,” katanya.

Ipong berharap masyarakat bisa kembali beraktivitas normal. Sehingga kegiatan ekonomi kembali bergairah lagi. Namun yang perlu diingat masyarakat juga harus tetap waspada terhadap Covid-19. “Saya minta semua masyarakat patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan di era normal baru ini,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar