Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Semprot Eko Kuntadhi, GP Ansor Jatim: Jangan Kasar Sama Perempuan!

Surabaya (beritajatim.com) – GP Ansor Jatim ikut meradang dengan unggahan pegiat medsos Eko Kuntadhi di Twitter yang ‘menyerang’ Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau Ning Imaz yang merupakan keluarga Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Ponpes Lirboyo Kediri.

Dalam unggahan videonya, Ning Imaz sejatinya menjelaskan soal tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Tetapi, Eko mentwit dengan kata-kata kasar dan tidak pantas.

“Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan,” cuit Eko pada Selasa (13/9/2022).

Bendahara PW GP Ansor Jatim sekaligus Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN), Muhammad Fawait (Gus Fawait) menyebut Eko Kuntadhi punya nafsu tinggi untuk eksis. Sayangnya tidak bisa menempatkan posisinya pada hal yang benar.

“Punya mafsu harus dikendalikan untuk energi positif, harus dibahas, mungkin nggak pernah ngaji ya, tiba-tiba lihat pembahasan komen gitu. Islam itu urusan apapun dibahas, karena agama yang mengajarkan sesuai dengan fitrah manusia di mana manusia diciptakan dari akal juga dari nafsu juga,” tegasnya.

Gus Fawait menyebut Eko Kuntadhi tidak logis dan tidak manusiawi.

“Apa yang dilakukan Eko Kuntadhi itu tindakan yang tidak logis dan tidak manusiawi serta tidak akademis. Kalau mau terkenal, ya, jangan nyerang perempuan!” tukasnya.

Baca Juga:

    Dia menilai tindakan Eko Kuntadhi tidak terpuji. Jika tidak sependapat soal ajaran atau ilmu agama Islam, maka tidak sepantasnya menghujat dengan kata kotor dan kasar.

    “Kalau ingin berkomentar tidak sependapat, ya nggak usah pakai kata kotor kasar, apalagi ditujukan ke perempuan. Boleh tidak setuju dalam bab keilmuan dan sebagainya, tapi jangan pakai kata yang merendahkan perempuan. Eko Kuntadhi lahir dari rahim perempuan,” ungkapnya.

    “Saya pikir lucu sekali menghina perempuan pakai kata kotor. Wong, perempuan bahas masalah ilmiah, kok dia pakai kata kotor tidak beradab,” imbuhnya.

    Gus Fawait yang juga Bendahara DPD Partai Gerindra Jatim ini mendesak Eko Kuntadhi segera meminta maaf, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

    “Jangan sampai, Eko Kuntadhi dibawa ke ranah hukum dan nangis-nangis meminta maaf. Saya minta Eko minta maaf, daripada tambah rame, dan banyak yang nggak terima. Ingat, Ning Imaz anak kiai besar, dan sangat melukai. Nanti ujung-ujungnya malah berakhir ranah hukum, jangan-jangan nangis kalau dihukum Si Eko,” pungkasnya. [tok/beq]


    Apa Reaksi Anda?

    Komentar

    beritajatim TV

    Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

    Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev