Politik Pemerintahan

Seminggu Dilantik, Anggota DPRD Jombang Terima Gaji Rp 25 Juta

Prosesi pelantikan anggota DPRD Jombang di ruang rapat paripurna, Rabu (21/8/2019). [Foto: Yusuf/beritajatim]

Jombang (beritajatim.com) – Anggota DPRD Jombang yang dilantik pada Rabu 21 Agustus 2019 bisa tersenyum lebar. Pasalnya, meski belum bekerja secara maksimal, mereka dipastikan sudah mendapat gaji perdana pada awal bulan, yakni 1 September 2019.

Tidak tanggung-tanggung, gaji yang mereka terima 50 anggota dewan tersebut sebesar Rp 25 juta. Kepastian itu diungkapkan Sekretaris DPRD Jombang Pinto Widiarto, Jumat (23/8/2019). “Gaji perdana anggota dewan diterimakan mulai 1 September 2019. Besarannya Rp 25 juta per orang. Gaji tersebut dari APBD Jombang,” ujar Pinto ketika dikonfirmasi.

Pinto kemudian merinci, besaran anggaran itu meliputi gaji pokok sebesar Rp 1.575.000, tunjangan transportasi Rp 8.470.000, tunjangan perumahan Rp 8 juta dan tunjangan komunikasi insentif (TKI) kurang lebih sebesar Rp 8 juta, serta tunjangan keluarga.

“Untuk September ini besarnnya masih sama, karena status semua masih sama, yakni anggota DPRD. Unsur pimpinan belum terbentuk. Karena tunjangan pimpinan nantinya berbeda dengan anggota biasa,” kata Pinto menjelaskan.

Lantas berapa gaji yang akan diterima anggota dewan pada bulan selanjutnya? Pinto belum berani memastikan. Alasannya, belum ada pengajuan usulan besaran tunjangan. Namun jika berkaca pada periode sebelumnya, gaji Ketua DPRD mencapai Rp 40 juta. Sedangkan anggota berkisar pada angka Rp 34 juta.

Tidak berhenti pada gaji, para wakil rakyat itu juga dimanjakan dengan uang harian ketika kunjungan kerja (kunker). Rinciannya, jika kunker ke luar provinsi, mereka mendapat uang harian Rp 2,1 juta, sedangkan dalam provinsi sebesar Rp 1,2 juta.

“Sedangkan untuk unsur pimpinan, kunker luar provinsi mendapatkan uang harian sebesar Rp 3 juta, dalam provinsi Rp 1.350.000,” kata Pinto merinci. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar