Politik Pemerintahan

Seluruh Mata Dunia Tertuju ke Indonesia

Surabaya (beritajatim.com) – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi, mengatakan, mata banyak negara di dunia sekarang tertuju ke Indonesia. Sebab, Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia akan menghelat Pileg dan Pilpres secara langsung pada 17 April 2019 mendatang.

“Sekarang ini mata dunia, banyak negara tertuju ke Indonesia yang akan menggelar pemilu,” kata Mayjen Wisnoe kepada sejumlah pengurus PWI Jatim yang bersilaturahmi di Makodam V/Brawijaya, Kamis (21/3/2019) petang. Sejumlah pengurus PWI Jatim yang diterima Mayjen Wisnoe dan sejumlah Asisten Kodam V/Brawijaya di antaranya Machmud Suhermono (Wakil Ketua Bidang Organisasi), Ainur Rohim (Wakil Ketua Bidang Pendidikan), Abdurrahman Ubaida (Wakil Bendahara), dan Wisnoe (Seksi Hukum dan Hankam).

Setelah seluruh komponen bangsa ini memilih dan meneguhkan demokrasi sebagai jalan dalam bertatanegara, menurut Pangdam, pemilu adalah mekanisme demokrasi politik yang tak mungkin dihindarkan. Pemilu harus digelar secara periodik, terbuka, demokratis, dan akuntabel. Yang penting, ingatnya, diharapkan semua pemegang hak suara mempergunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab. “Jika angka partisipasi pemilihnya lebih dari 90 persen, ya luar biasa,” ujarnya.

TNI, katanya, adalah alat negara yang berposisi netral dalam konteks ini. Peran yang diambil TNI adalah sebagai penjamin pertahanan dan keamanan negara. Dalam konteks pemilu, tambahnya, TNI akan bersinergi dan mendukung langkah pengamanan yang dilakukan Polri. Yang berada di garis depan pengamanan pemilu adalah Polri yang didukung TNI dan komponen keamanan lainnya, seperti Satpol PP, Linmas, dan lainnya.

Sejauh pengamatan Pangdam, melihat kekompakan pejabat Forkopimda di tingkat Jatim, kabupaten dan kota di Jatim, orang pertama di Kodam V/Brawijaya yang asli Kota Surabaya ini, yakin dan optimistis Pileg dan Pilpres 2019 di Jatim berlangsung damai dan aman. “Jumat besok (hari ini) akan ada apel pengamanan pemilu di lapangan Kodam,” tukasnya.

Karena itu, Pangdam berharap Forkopimda, tokoh masyarakat, ulama, intelektual, budayawan, dan komponen masyarakat Jatim lainnya bersinergi mendukung Pileg dan Pilpres 2019 yang aman dan damai. Hal itu penting, mengingat keberhasilan bangsa ini dalam melewati pesta demokrasi secara smooth dan smart akan mempromosikan citra positif Indonesia di mata banyak negara di dunia.

Pileg dan Pilpres 2019 merupakan eksprimen demokrasi politik terbesar di negara mayoritas penduduknya muslim. “Seluruh mata dunia mengarah ke Indonesia sekarang. Doakan semuanya aman, damai, dan lancar,” tegas Pangdam berharap. [air/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar