Politik Pemerintahan

Sekdaprov Lantik 92 Pejabat Sesuai SOTK Baru Pemprov Jatim

Prosesi Pelantikan Pejabat Pemprov Jatim oleh Sekdaprov Heru Tjahjono.

Surabaya (beritajatim.com) – Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono melantik sebanyak 92 Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas sesuai dengan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di lingkungan Pemprov Jatim, di Kantor Gubernur Jatim, Selasa (9/2/2021).

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur No. 821.2/943/204/2021 tanggal 9 Februari 2021. Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur, pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Sekdaprov Jatim.

Selanjutnya, dilakukan penandatanganan oleh Sekdaprov Jatim dan pejabat yang baru dilantik. Seusai penandatanganan, Sekdaprov Heru menyerahkan petikan pelantikan dan membacakan kata-kata pelantikan.

Dalam sambutannya, Heru mengatakan, Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas yang dilakukan pada hari ini merupakan tindak lanjut dari adanya perubahan nomenklatur susunan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim.

“Ini hanya perubahan nomenklatur atau SOTK. Karena ada perubahan nomenklatur, harus segera dilantik, agar segala sesuatunya bisa dijalankan seperti honor dan perencanaan lainnya,” katanya kepada wartawan.

Dia mencontohkan, terdapat beberapa biro yang mengalami perubahan nomenklatur. Di antaranya Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah menjadi Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Biro Pengadaan Barang/Jasa menjadi Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial menjadi Biro Kesejahteraan Rakyat, serta Biro Humas dan Protokol menjadi Biro Administrasi Pimpinan.

Menurut Heru, dengan adanya perubahan struktur organisasi diharapkan dapat lebih menajamkan tugas dan fungsi dari masing-masing unit kerja di lingkungan Pemprov Jatim. Sehingga, tujuan organisasi yang tercermin dalam capaian kinerja organisasi bisa dijalankan lebih baik lagi.

Dan, sebagai organisasi yang dinamis serta responsif, Pemprov Jatim akan senantiasa membangun organisasi dengan berbagai penyempurnaan, baik dari sisi struktur organisasi, tugas dan fungsi, maupun pejabat yang akan mengisi jabatan.

Pada kesempatan yang sama, Heru juga meminta kepada seluruh pejabat yang dilantik agar membangun sinergitas guna mewujudkan program Nawa Bhakti Satya dengan prinsip kerja Cepat, Efektif, Tanggap, Transparan, dan Responsif (CETTAR); secermat mungkin menggunakan anggaran, sehingga anggaran dapat terserap secara efektif dan efisien untuk mencapai target yang telah direncanakan.

Selain itu, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga setiap pegawai merasa nyaman bekerja; selalu meningkatkan kinerja pribadi, unit kerja maupun keseluruhan organisasi, termasuk di dalamnya mendorong suatu cara kerja baru yang inovatif.

Dalam melaksanakan tugas, lanjut Heru, agar selalu melakukan identifikasi masalah dan mengembangkan alternatif pemecahannya, serta menentukan alternatif terbaik berdasarkan asumsi-asumsi yang logis.

Terkait OPD di Pemprov Jatim yang masih kosong kepala dinasnya atau masih diisi Plt, Heru menegaskan, menunggu keputusan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. “Dalam waktu dekat, bisa saja malam ini. Yang pasti, akan dilakukan secepatnya, tunggu saja,” pungkasnya. [tok/*]



Apa Reaksi Anda?

Komentar