Politik Pemerintahan

Sekda Jember Pimpin Tim Tentukan Sanksi untuk Camat Tanggul

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, membentuk tim untuk menentukan sanksi bagi Camat Tanggul Muhammad Ghozali, sesuai dengan surat rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara.

Tim ini akan memanggil Ghozali pada Rabu (10/6/2020). Tim akan bekerja dalam waktu satu atau dua hari. “Lebih cepat lebih baik,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Mirfano, Senin (8/6/2020).

Tim ini dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010. “Tim pemeriksa ini diketuai Sekretaris Daerah selaku atasan langsung, dan beranggotakan Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah. Dalam minggu ini, kami akan melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” kata Mirfano.

Kenapa harus membentuk tim lagi, padahal KASN sudah jelas menjatuhkan sanksi disiplin sedang kepada Ghozali? “Aturannya begitu. Tetap harus ada pemeriksaan dari Inspektorat. Sanksi hukuman disiplin sedang kan ada tiga, mulai dari penundaan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, dan penurunan pangkat selama satu tahun. Pertimbangan-pertimbangan itu yang nanti diberikan kepada bupati,” kata Mirfano.

Sebelumnya, Ghozali juga sempat dijatuhi sanksi kedisiplinan pegawai. Namun Mirfano mengatakan, sanksi itu tak mempengaruhi hukuman Ghozali kali ini. Pasalnya, kesalahan pertama Ghozali berbeda dengan kesalahannya kali ini. “Jenis kesalahannya kan tidak sama,” kata Mirfano.

Aparatur Sipil Negara (KASN) merekomendasikan agar Camat Tanggul Muhammad Ghozali di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dijatuhi sanksi disiplin sedang. Ia dianggap terbukti bersalah melanggar netralitas aparatur sipil negara dengan mengampanyekan Bupati Faida yang mencalonkan diri kembali dalam pemilihan kepala daerah.

Hal ini ditegaskan KASN dalam surat kepada Bupati Jember bernomor R-988/KASN/3/2020 tertanggal 17 Maret 2020. Surat ini merupakan tindak lanjut atas surat Bawaslu ke KASN tertanggal 26 Februari 2020.

Sebelumnya, sebuah klip berdurasi 21 detik menjadi viral di media sosial warga Kabupaten Jember mempertontonkan Muhammad Ghozali sedang mengajari seorang perempuan tua difabel agar mengucapkan ‘salam dua periode’ untuk bupati. Video tersebut dibuat, saat Ghozali menyalurkan bantuan kursi roda dari Dinas Sosial Jember kepada perempuan tua difabel warga Desa Kramat Sukoharjo pada 13 Februari 2020.

Ghozali menuntun ucapan perempuan tua tersebut dan beberapa kali mengoreksinya. Ia didampingi seorang pria lainnya. “Terima kasih, Pak Bupati,” kata perempuan itu.

“Ibu,” sahut Ghozali mengoreksi.

Perempuan tua itu pun membetulkan pernyataannya: “Ibu Bupati atas bantuannya, terima kasih banyak.”

Lalu Ghozali melanjutkan ucapannya yang ditirukan sang perempuan itu. “Semangat Bu, salam dua periode.” Tangan kiri si perempuan tua mengacungkan jempol dan dua jari tangan kanannya membentuk V.

Belakangan, Ghozali mengakui video tersebut. “Pikiran saya lagi, kan belum masa penetapan calon. Tapi sudahlah. Yang penting saya tidak ada niatan itu,” katanya. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar