Politik Pemerintahan

Sejak 2018, Target 100 Ribu Lapangan Kerja di Bojonegoro Tercapai 60 Persen di 2021

Bojonegoro (beritajatim.com) – Salah satu dari 17 program prioritas Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018 adalah tercapainya penyediaan lapangan kerja hingga 100 ribu. Target tersebut hingga Maret 2021 tercapai 60 persen.

Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kerja Slamet mengatakan, dari target tersebut diperkirakan akan tercapai 100 persen di tahun 2023 sesuai dengan pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Pada 2021 ini sudah tercapai 60 persen, atau sebanyak 60.636 lapangan kerja. Kami terus melakukan beberapa langkah untuk ketercapaian target tersebut,” ujarnya, Minggu (21/3/2021).

Salah satunya, menurut dia, dengan membuka pameran lapangan pekerjaan atau job fair yang dilakukan secara online. Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain untuk melakukan penyerapan tenaga kerja dalam program yang akan dilakukan.

“Memang yang terjadi sekarang, adanya proyek infrastruktur yang dilakukan setiap tahun, belum ada laporan tenaga kerja dari masing-masing OPD yang diserap dari pekerja lapangan,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya terus mendorong OPD untuk melaporkan jumlah serapan tenaga kerja yang sudah dilakukan setiap tahun. Salah satunya, dengan cara berkirim surat kepada OPD agar melaporkan jumlah serapan tenaga kerja. “Laporan yang diminta sekarang pekerja kontraktual dan tenaga THL yang terlibat dalam fisik dan nonfisik,” jelasnya.

Jumlahnya pun, dari penciptaan lapangan kerja selama tiga tahun terakhir masih tergolong fluktuatif. Pada 2018, penyerapan tenaga kerja di Bojonegoro sebanyak 16.545 tenaga kerja, di 2019 jumlahnya meningkat menjadi 26.024 tenaga kerja. Dan di 2020 kembali turun menjadi 18.067 tenaga kerja. [lus/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar