Politik Pemerintahan

Segel PPKM Alun-Alun Magetan Dirusak, Warga Kocar Kacir saat Satpol PP Datang

Segel Alun – Alun Magetan yang dirusak oleh warga yang memaksa masuk meski masih ditutup karena PPKM.

Magetan (beritajatim.com) – Puluhan warga yang nekat mengunjungi Alun-Alun Magetan kocar-kacir saat Satpol PP dan Damkar Magetan mulai turun dari mobil. Pun, Satpol PP langsung memberikan imbauan untuk segera meninggalkan lokasi. Warga yang nekat itu lantas membubarkan diri.

Mayoritas kawasan Alun-Alun yang digunakan adalah permainan anak – anak. Meski petugas juga sudah menyegel wahana permainan anak, namun tetap dirusak oleh warga.

“Kami sedih warga justru merusak segel. Padahal, kami berikan pemahaman pada warga untuk bersabar. Kawasan alun-alun belum boleh dibuka. Karena sesuai dengan Inemndagri dan Inbupati masih dalam PPKM dan masuk level 4,” ungkap Kabid Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar, Magetan Fery Yoga Saputra, Rabu (8/9/2021).

Fery menuturkan sejatinya kawasan alun-alun Magetan belum dibuka. Hanya parkir timur saja yang dibuka untuk para pedagang. Dan pengunjung atau warga hanya boleh sampai parkir timur saja.

Meski begitu, pihaknya tak memberikan sanksi pada warga. Hanya pembinaan humanis, dan memastikan kawasan alun-alun Magetan tetap steril dari pengunjung. Sekaligus, memasang kembali segel – segel yang sudah dirusak warga.

“Sehingga, kini kami tetap awasi 24 jam. Kami berharap warga masih mau memahami kondisi ini. Magetan masih masuk dalam level 4, kawasan yang berpotensi ada keramaian harus tetap kami pantau,” terangnya. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar