Politik Pemerintahan

Secara Bertahap Aset TNI di Probolinggo Segera Bersertifikat

Dandim 0820 Probolinggo Let. Kol. Imam Wibowo, menerima sertifikat tanah dan bangunan TNI secara simbolis dari Agus Purwanto, Kepala BPN Kota Probolinggo. Eko Hardianto

Probolinggo (beritajatim.com) – Penertiban aset TNI oleh Komando Distik Militer (Kodim) 0820 Probolinggo, di kota setempat secara bertahap mulai terlihat hasilnya.

Komandan Kodim (Dandim) 0820 Probolinggo, Letkol. Inf. Imam Wibowo, mengatakan, diantaranya sudah menerima secara simbolis sertifikat lahan dan bangunan aset TNI.

Tak hanya menyerahkan sertifikat, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Probolinggo, bahkan melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan KODIM 0820 terkait penyelesaian akta tanah.

“Yang sudah bersertifikat diantaranya kampung benteng. Alhamdulillah sudah tertib secara adminstrasi. Bahkan nanti bila TNI dan pemerintah akan memanfaatkan untuk tujuan edukasi sejarah sudang tinggal jalan aja. Terima kasih bantuan BPN,” kata Letkol Imam Wibowo, Rabu (09/06/2021).

Untuk meminimalisir kesalahan invetarisir aset-aset TNI, lanjut dia, dirinya sengaja memberi peran penuh Babinsa, untuk mensukseskan program dimaksud.

Sedangkan momentum program PTSL, menjadi pintu bagi KODIM 0820 untuk mensertifkatkan semua aset TNI di wilayah Kota /Kabupaten Probolinggo.

“Babinsa juga saya harap bisa membantu masyarakat dengan memberikan informasi terkait kepengurusan tanah, kami juga meminta Babinsa selalu berkordinasi dengan pihak BPN,” tutup perwira dua melati itu.

Sekedar diketahui, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sedang menjalankan program pendafaran seluruh bidang tanah di wilayah Republik Indonesia.

Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Kementerian ATR/BPN menargetkan selesai pada tahun 2024. Urgensi percepatan pendaftaran tanah, salah satunya, untuk mengatasi sengketa dan konflik pertanahan.

Saat ini, seluruh wilayah Indonesia terdapat sengketa dan konflik pertanahan, baik yang disorot secara nasional maupun dalam lingkup regional. “Jika seluruh tanah didaftarkan, Insyaallah tidak ada sengketa tanah lagi,” ujar Kepala BPN Kota Probolinggo, Agus Purwanto.(ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar