Politik Pemerintahan

Sebelum Bertemu Sekjen PDIP, Risma Kunjungi GBT

Surabaya (beritajatim.com) – Minggu (30/8/2020) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan konsolidasi internal PDIP di DPD PDIP Jawa Timur bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan juga jajaran DPD PDIP Jatim serta DPC se-Jawa Timur.

Kehadiran Risma di acara konsolidasi jelang Pemilihan Serentak Kepala Daerah 2020 ini dalam kapasitasnya sebagai Ketua Bidang Kebudayaan dan Kesenian DPP PDIP.

Sebelum tiba di DPD PDIP Jatim, Wali Kota Risma melakukan pemantauan ke Gelora Bung Tomo. Tiba di stadion yang nantinya akan dipakai Piala Dunia U-20 itu, ia langsung mengecek perbaikan beberapa ruangan dan beberapa bagian yang terus dikebut. Wali Kota Risma juga terus memberikan berbagai arahan demi penyempurnaan perbaikan GBT itu.

Presiden UCLG ASPAC ini kemudian meninjau akses jalan ke GBT yang sampai saat ini terus dibangun. Di jalan berdebu dan di bawah terik matahari itu, Wali Kota Risma menjelaskan bahwa nantinya ada lima akses masuk ke GBT yang sampai saat ini terus dibangun. Lima akses tersebut adalah dua akses jalan dari sisi barat yang selama ini sudah ada dan tiga akses lainnya dari sisi timur GBT.

“Jadi, nanti ada lima akses masuk ke GBT. Dua yang sudah ada dan nanti di viaduk itu akan kita lebarkan 4 meter. Kemudian dari Tol Pelindo bisa turun ke sini dan dari Fly Over Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) yang nantinya juga akan dibantu oleh Kementerian PUPR, dan terakhir dari Simpang Susun Romokalisari,” kata dia.

Selain itu, ia juga menjelaskan beberapa perbaikan di Stadion GBT. Berdasarkan permintaan FIFA, maka ke depannya GBT tinggal ditambah lampu dan lift. Sebenarnya, selama ini sudah ada empat lift dan semuanya akan diganti baru. “Kemudian nanti akan dibangun lift satu lagi, jadi nanti ada lima lift,” tegasnya.

Menurutnya, salah satu lift itu akan digunakan untuk lift barang demi kebutuhan media penyiarannya. Bahkan, untuk kebutuhan media, FIFA juga meminta kepada Pemkot Surabaya untuk menyediakan 60 lahan parkir untuk motor, 8 parkir mobil dan 4 bus untuk pemain. “Jadi, nanti akan terpisah antara pemain, media, dan penonton, sehingga gate 20 dan 21 harus kita bikin untuk pemain dan media, karena medianya cukup banyak,” tegasnya.

Ia menjelaskan, karena ada permintaan parkir khusus media dan pemain ini, maka semua landscapenya harus ditata kembali supaya media benar-benar ekslusif dan tidak bercampur dengan penonton. Bahkan, khusus media ini sudah dibuatkan jembatan penyeberangan khusus dicat merah. “Jadi, kita buatkan baru khusus untuk media,” ujarnya.

Di samping itu, Wali Kota Risma juga menjelaskan bahwa beberapa bangunan yang dulunya dibuat jual tiket di lantai 1, diubah fungsinya menjadi toilet karena di lantai 1 itu tidak ada toiletnya sama sekali. Bahkan, di bangunan tersebut juga diberi fasilitas untuk penyandang disabilitas, sehingga nanti akan mempermudah mereka.

“Selama ini tidak ada fasilitas untuk disabilitas dan toiletnya di lantai 1 juga tidak ada, makanya saya ubah untuk toilet. Kami juga sudah perbaiki semuanya toilet-toilet, baik untuk penonton, pemain dan toilet VIP. Kita bikin krannya otomatis,” pungkasnya. [ifw/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar