Politik Pemerintahan

Satu Bidang di Bakesbangpol Jatim Diliburkan, Pegawai WFH

Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono

Surabaya (beritajatim.com) – Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono memastikan bahwa satu bidang (Bidang Integrasi Bangsa) di Bakesbangpol Provinsi Jatim ‘diliburkan’ selama 14 hari. Ini artinya pegawai di bidang tersebut work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

“Satu bidang itu diliburkan selama 14 hari. Pegawai satu bidang itu bekerja di rumah. Pada Selasa (16/6/2020) hari ini, kami juga akan melakukan rapat mengumpulkan seluruh OPD untuk diberikan pengarahan oleh Bu Gubernur. Ini terkait pegawai OPD yang mungkin ada gejala klinis agar beristirahat saja di rumah,” kata Heru Tjahjono kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (16/6/2020).

Mengenai kabar di Inspektorat Provinsi Jatim bahwa ada seorang ASN yang juga positif Covid-19, Heru mengaku masih melakukan pendalaman. “Untuk Inspektorat Jatim, masih kami cek hari ini,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang staf yang berdinas di Bidang Integrasi Bangsa Bakesbangpol Provinsi Jatim meninggal di RSUD Sidoarjo pada Senin (15/6/2020) pukul 12.30 WIB.

Staf bernama Danang Sumiharta ini terjangkit Covid-19. Hasil tes swab pegawai berusia 52 tahun ini keluar pada 12 Juni 2020 dengan hasil positif Covid-19.

Kepala Bakesbangpol Provinsi Jatim, Jonathan Judianto kepada beritajatim.com di kantornya, Senin (15/6/2020) mengatakan, dirinya mengucapkan duka cita kepada keluarga Danang. Bakesbangpol Jatim merasa kehilangan sosok yang sangat berintegritas tinggi tersebut.

“Kami ucapkan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Pak Danang adalah pegawai yang berintegritas tinggi. Semoga Husnul Khotimah. Beliau tidak masuk kerja sejak 1 Juni 2020 dan ternyata dirawat sedang sakit,” kata Jonathan.

Dengan meninggalnya salah seorang stafnya terjangkit Covid-19, Bakesbangpol Jatim langsung melakukan rapid test massal kepada seluruh pegawainya di Islamic Center Surabaya. Hasilnya, ada delapan orang ASN yang reaktif rapid test.

“Mereka yang reaktif rapid test diarahkan untuk menindaklanjuti dengan tes swab. Semoga hasil tes swabnya nanti negatif,” jelas Jonathan.

Selain itu, kantor Bakesbangpol Jatim juga telah dilakukan penyemprotan disinfektan.

Sementara itu, salah seorang ASN di lingkungan Inspektorat Provinsi Jatim juga dikabarkan positif terjangkit Covid-19. Setelah diketahui ada yang positif, sebanyak 24 orang ASN Inspektorat Jatim dilakukan rapid test pada Senin (15/6/2020) hari ini.

dr Kohar Hari Santoso

Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso yang dikonfirmasi wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (15/6/2020) membenarkan informasi ada ASN Inspektorat Jatim yang positif.

“ASN Pemprov yang positif? Oh iya ada satu orang yang positif. Kita kemudian melakukan pemeriksaan lebih jauh kepada mereka yang ada di sekitarnya. Ada 24 orang yang dievaluasi dengan dilakukan rapid test. Belum dapat laporan saya apa hasil rapid test-nya,” katanya.

dr Kohar tidak menyampaikan secara rinci jabatan seorang ASN yang positif tersebut. ASN yang positif itu telah menjalani treatment isolasi secara mandiri, dengan mendapat pengawasan dari tim kedokteran. (tok/ted) 





Apa Reaksi Anda?

Komentar