Politik Pemerintahan

Satpol PP Sampang Tertibkan Kambing Milik Warga di Jalanan

Taufik seorang warga Sampang usai menebus kambing di kantor Satpol PP

Sampang (beritajatim.com) – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, gencar melakukan kegiatan penertiban hewan liar salah satunya kambing peliharaan warga yang dibiarkan berkeliaran.

Sayangnya, saat hendak mengambil kambing peliharaanya, warga dikabarkan harus membayar sejumlah uang kepada Satpol PP. Seperti yang diceritakan Taufik asal Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Selasa (22/10/2019) kemarin. Tiga ekor kambing peliharaannya, ditertibkan Satpol PP karena berkeliaran di jalan raya.

Taufik kemudian mendatangi kantor Satpol PP untuk mengambil kambingnya. Tapi proses pengambilannya, dirinya harus membuat surat pernyataan dan membayar uang tunai. “Awalnya petugas meminta Rp 200 ribu. Tapi setelah ditawar turun menjadi Rp 150 ribu,” ceritanya, Jumat (25/10/2019).

Taufik mengaku senang kambingnya bisa kembali meski harus mengeluarkan biaya. Baginya, uang Rp 150 ribu cukup besar. Apalagi selama ini dia hanya sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu.

Terpisah, Kabid Penegakan Perda dan Trantibum Satpol PP Sampang, Choirijah mengatakan, penertiban kambing liar dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7/2015 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Pada pasal 8 diterangkan bahwa, pemilik hewan peliharaan wajib menjaga hewan tersebut untuk tidak berkeliaran di jalan raya, lingkungan permukiman, ruang terbuka hijau (RTH) dan taman. Sebab, hal itu berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan

Pihaknya tidak mengelak bahwa, untuk mengeluarkan kambing yang diamankan, warga atau pemilik harus mengeluarkan biaya. Tapi besaran biaya itu tidak ditentukan. “Uang itu digunakan biaya ganti rugi pemeliharaan, pemberian pakan dan pembelian tampar. Secara aturan memang tidak ada uang penarikan. Tapi itu kami lakukan agar ada efek jera bagi warga yang tidak bisa menjaga hewan peliharaanya,” tandasnya.[sar/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar