Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Satpol PP Larang Warga Magetan Dirikan Bangunan Sempadan Jalan, Ini Alasannya

Magetan (beritajatim.com) – Menjamurnya bangunan liar di kawasan Magetan jadi perhatian khusus. Komandan Pengawasan (Danwas) Satpol PP Provinsi Jatim Wawan menyebut kalau pihaknya masih terus concern ke kawasan Jalan Nasional Raya Ngawi Maospati. Pasalnya, sudah banyak bibit-bibit dan kini terdapat beberapa bangunan semi permanen di sebelah barat jalan.

“Memang sudah ada pelanggaran. Kami sudah sosialisasikan. Tapi, tentu bukan hanya titik ini saja. Untuk beberapa kawasan lain juga tetap ada pengawasan ketat. Utamanya di sepanjang jalan provinsi dan jalan nasional. Untuk jalan kabupaten akan ditangani oleh Satpol PP di tingkat kabupaten,” katanya.

Pihaknya membenarkan kalau sebelum ditertibkan pada 2019 lalu, baik Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan dan Satpol PP Provinsi sudah memberikan peringatan pada warga atau pengguna lahan sempadan jalan untuk segera kukut. Namun, beberapa bulan tutup mereka kembali buka dan terus mbalela.

“Tentu kami tidak ingin usaha yang kami lakukan dulu itu harus pupus karena ada satu dua warga yang mulai membangun lagi di sana. Kami harap, lingkungan desa Malang Maospati, atau kawasan lain yang terdapat bangunan liar, bisa menegur. Kalau tidak berani, segera lapor petugas. Kami akan tindak lanjuti,” tegas Wawan.

Pun, dia menganggap kalau sosialisasi Perda Perda Jatim nomor 1/2019 dan Perda Jatim nomor 2/2020 khususnya tentang tertib pada jalan sangat perlu.

“Karena ini sifatnya tanah negara, sehingga tidak bisa digunakan perorangan. Apalagi jika digunakan untuk kegiatan yang menganggu ketertiban dan ketentraman masyarakat,” katanya. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar