Politik Pemerintahan

Tak Kantongi SLO dan Surat Izin Usaha

Satpol PP Kota Mojokerto Tutup Kedai Kopi Brik

Anggota Satpol PP Kota Mojokerto memasang garis polisi di kedai kopi Kafe Brik di Jalan Empu Nala Kota Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah kedai kopi di Jalan Empu Nala, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ditutup anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto, Sabtu (26/12/2020) malam. Ini lantaran kedai kopi Kopi Brik diketahui tidak mengantongi Surat Layak Operasi (SLO) dan surat izin usaha.

Pihak Satpol PP Kota Mojokerto sebelumnya sudah mengirim surat teguran kepada pemilik kedai kopi yang buka 24 jam tersebut. Ada dua surat peringatan yang diberikan yakni SLO dari Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 dan surat izin usaha dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Pemilik belum mengantongi keduanya sehingga kita lakukan penutupan semalam. Sebelumnya sudah kita berikan surat teguran kepada pemilik pada tanggal 24 Desember lalu, namun tidak respon sehingga kita lakukan penutupan sementara,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heriyana Dodik Murtono, Minggu (27/12/2020).

Masih kata Dodik, pihaknya juga sudah melakukan pemantau sebelum melakukan penutupan sementara. Di kedai kopi tersebut banyak pengunjung yang berkerumun dan kursi yang ada tidak diberi tanda silang sebagai tanda jaga jarak sesuai dengan penerapan protokol kesehatan.

“Pemilik bisa kembali membuka namun harus dilengkapi surat-suratnya dulu. SLO dari Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 dan surat izin usaha dari DPMPTSP. Namun kita akan merekomendasikan ke DPMPTSP untuk mempertimbangkan surat ijin lantaran pemilik tidak kurang kooperatif,” tegasnya. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar