Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Satpol PP Jember Didesak Tata PKL dan Razia PNS Keluyuran

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jember. [foto: jemberkab.go.id]

Jember (beritajatim.com) – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jember, Jawa Timur, diminta bekerja lebih tegas dalam menertibkan situasi daerah. Dua hal yang perlu mendapat perhatian adalah penataan pedagang kaki lima dan penertiban pegawai negeri sipil.

“Satuan Polisi Pamong Praja ini tugasnya ngapain aja sih? Penataan pedagang kali lima, aktivitas sosial di jalan-jalan khususnya pusat kota, semakin hari semakin semerawut saja, seperti tidak ada yang mengurus,” kata Siswono, juru bicara Fraksi GIB (Gerakan Indonesia Berkarya), dalam sidang paripurna pengesahan bersama Peraturan Daerah Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2022, di aula kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Sabtu (24/9/2022).

“Ayolah ditertibkan, agar Jember makin keren. Masa di pusat kota, tidak jauh dari Kantor Bupati, tidak jauh dari rumah bupati dan wakil bupati, dekat DPRD, tapi suasananya masih kumuh dan tidak tertib,” kecam Siswono.

Fraksi GIB juga menyarankan agar fungsi Satpol PP di kecamatan-kecamatan dikembalikan sesuai yang sebenarnya. “Selain menertibkan aktivitas sosial, juga seharusnya menertibkan aparatur yang nakal. Masih banyak itu loh, PNS yang keluyuran di jam-jam dinas. Banyak juga itu, kepala desa dan perangkatnya yang jarang ada di kantor,” kata Siswono. Fraksi GIB memandang seharusnya Satuan Polisi PP bertindak tegas menertibkan pelaksanaan peraturan daerah. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar