Politik Pemerintahan

Satgas Covid DPRD Jember Bergerilya dengan Kantong Sendiri

David Handoko Seto saat melakukan penyemprotan disinfektan di gedung DPRD Jember beberapa waktu lalu

Jember (beritajatim.com) – DPRD Jember, Jawa Timur, membentuk satuan tugas penanganan Covid-19. Pro dan kontra sempat muncul. Namun demi kemanusiaan, satgas ini jalan terus.

“Kami siap bersinergi. Saya meminta kepada teman-teman DPRD Jember untuk menghibahkan diri di depan sebagai relawan penanganan Covid-19,” kata David Handoko Seto, salah satu anggota DPRD Jember dari Partai Nasdem, Selasa (19/5/2020).

Satgas ini tidak dbiayai anggaran operasional dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah. “Kalau mau bergerak, mengeluarkan biaya dari kantong sendiri. Kita memang harus bergerilya, karena tidak mungkin membuka diri karena nanti malah di-bully. Misi kami kemanusiaan,” kata David.

Salah satu agenda aksi satgas ini adalah akan menyalurkan bantuan alat pelindung diri untuk Rumah Sakit dr. Soebandi. Bantuan ini berasal dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 DPR RI. “Bantuan ini akan datang Senin depan,” kata David. Ia ingin penyerahan bantuan juga melibatkan satuan tugas penanganan Covid-19 dari Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Jember.

Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi mengatakan, masih ada pandangan di masyarakat yang berharap parlemen berubah fungsi menjadi eksekutor kebijakan. “Atas dasar Covid-19 pun, tidak serta-merta DPRD beralih menjadi eksekutor. Jadi DPRD tetap pada wewenang konstitusional sebagai lembaga yang mengawasi eksekutif,” katanya.

Itqon mengaku menerima protes dari sebagian kalangan. “Kenapa DPRD Jember jalan di tempat, tidak berbuat apa-apa. Karena dalam bayangan masyarakat kita, DPRD seperti lembaga eksekutif. Namun kabar baiknya, meski tidak melalui lembaga ini, partai-partai bergerak melakukan aksi sosial. Tidak mungkin DPRD bagi-bagi sembako. Itu tugas eksekutif,” katanya.

Menurut Itqon, ada juga yang memprotes sikap diam DPRD Jember terhadap berjubelnya pengunjung mall atau pusat belanja modern. “Aduh, itu tugas kepolisian (untuk menertibkan),” katanya. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar