Politik Pemerintahan

Satgas Covid-19 Pamekasan Terjunkan Tim Medis ke Pesantren

Pamekasan (beritajatim.com) – Tim Satgas Covid-19 Pamekasan menerjunkan tim medis ke berbagai pondok pesantren di wilayah setempat, guna melakukan pemeriksaan kesehatan para santri yang kembali ke pesantren pasca libur Ramadan 1441 Hijriyah.

Sebab saat ini sebagian besar pesantren di berbagai wilayah di Jawa Timur, khususnya di kabupaten Pamekasan, sudah mulai memasuki masa aktif. Bahkan beberapa pesantren juga sudah banyak santri yang sudah mulai kembali ke pesantren sejak beberapa hari terakhir.

“Bersama tim satgas kecamatan, kami menerjunkan tim medis ke berbagai pesantren. Mereka bertugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan para santri yang kembali ke pesantren,” kata Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono, Sabtu (6/6/2020).

Proses pemeriksaan dilakukan tepat di pintu gerbang pesantren, tepatnya di posisi di mana para santri hendak masuk asrama pesantren. “Pemeriksaan kesehatan ini meliputi pengecekan suhu tubuh, tekanan darah serta berbagai jenis pengecekan lainnya,” ungkapnya.

Sebelumnya pemkab Pamekasan juga merencanakan untuk melakukan tes cepat kepda semua santri yang masuk ke area pesantren, namun karena keterbatasan anggaran plus belum diketahui secara pasti batas akhir pandemi mengharuskan mereka melakukan pilihan kedua, yakni melakukan tes cepat pada santri yang berasal dari desa dengan status zona merah.

Berdasar update peta sebaran pandemi virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, terdapat sebanyak 36 orang yang dinyatakan positif Covid-19. Meliputi sebanyak 19 orang tengah menjalani perawatan, 9 orang sembuh dan sebanyak 8 orang lainnya meninggal dunia.

Sementara untuk status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdata sebanyak 66 orang, jumlah tersebut terdiri dari sebanyak 43 orang tengah dalam pengawasan, sebanyak 12 orang selesai pengawasan, serta sebanyak 11 orang meninggal dunia.

Sedangkan untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) terdata sebanyak 478 orang, mereka terdiri dari sebanyak 466 orang dinyatakan selesai dilakukan pemantauan, sedangkan sebanyak 12 orang lainnya tengah dalam proses pemantauan. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar