Politik Pemerintahan

Pemkot Mojokerto

Satgas Covid-19 Bagikan Ratusan Masker dan Sarung Tangan ke Pedagang Pasar

Satgas Covid-19 bagi-bagi masker dan sarung tangan kepada pedagang di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Melalui Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19, Pemkot Mojokerto membagikan sedikitnya 500 masker dan sarung tangan kepada para pedagang di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto. Pembagian masker dan sarung tangan ini dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Ratusan masker dan sarung tangan dibagikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Christiana Indah Wahyu bersama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Heryana Dodik Murtono, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ikromul Yasak, Kabag Humas Protokol Hatta Amrullah. Mereka menyebar di lima titik lokasi.

“Tim kami bagi menjadi tiga, agar bisa merata dalam memberikan masker dan sarung tangan kepada pedagang sehingga tepat sasaran. Lima titik lokasi yang kami datangi masih di lingkungan Pasar Tanjung Anyar karena pasar ini terbesar di Kota, maka kami dahulukan pemberian maskernya,” ungkap Kepala Dinkes Kota Mojokerto, Christiana Indah Wahyu.

Selain pemberian masker dan sarung tangan, Satgas Covid-19 juga memberikan sosialisasi sekaligus edukasi kepada para pedagang agar tetap menjaga kebersihan. Salah satunya dengan mencuci tangan sesering mungkin agar terhindari dari berbagai macam penyakit dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan dimanapun.

“Sampai rumah, langsung mandi dan keramas. Baju dimasukkan dalam bak kasih air sabun, jangan digantung, ini harus dilakukan setiap hari. Karena kita tidak tahu apa yang terjadi saat berada di luar. Untuk itu, mari bersama-sama menjaga kebersihan diri sendiri terlebih dahulu sesuai dengan protokol kesehatan,” tegasnya.

Terpisah, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menambahkan, berbagai ikhtiar dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Mojokerto. Mulai dari penyemprotan disinfektan di berbagai area publik hingga jalan protokol, penerapan physical distancing, menghentikan untuk sementara waktu kegiatan belajar mengajar di sekolah, menutup tempat hiburan/kafe dan penerapan protokol kesehatan di berbagai area publik.

“Kita tahu, saat ini Covid-19 telah menjadi pandemik di seluruh negara, tak terkecuali Indonesia. Untuk itu, saya mohon kepada masyarakat khususnya Kota Mojokerto untuk sama-sama bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Dengan disinfektan secara mandiri, tidak membeli bahan makanan pokok dengan berlebihan, tetap waspada dan jangan panik,” tegasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar