Politik Pemerintahan

Santuni Ratusan Yatim-Piatu, Ini Pesan PP Kabupaten Malang di Hari Lahir Pancasila

Malang (beritajatim.com) – Hari Lahir Pancasila jatuh pada hari ini, Sabtu (1/5/2019). Dihari yang sangat bermakna bagi bangsa dan negara Indonesia ini, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Malang memperingatinya dengan tema peduli dan berbagi pada seluruh lapisan masyarakat.

Berharap keberkahan di Bulan Ramadan 1440 Hijriyah tahun ini, Pemuda Pancasila Kabupaten Malang pun memberikan santunan bagi 400 anak-anak yatim-piatu.

“Acara ini rutin diselenggarakan tiap tanggal 1 Juni guna memperingati Hari Lahir Pancasila. Karena ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, kami juga akan berbagi dengan memberikan ribuan takjil gratis bagi pengendara khususnya sore ini, karena saat ini arus mudik lebaran,” ungkap Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Malang, Priyo Bogank Sudibyo, Sabtu (1/6/2019) siang.

Menurut Bogank sapaan akrabnya, selain membagikan takjil, pihaknya juga ingin berbagi kebahagiaan kepada para anak yatim-piatu yang akan merayakan lebaran. “Disini secara simbolis kita bagikan kepada 20 anak beserta bingkisan. Sementara di tempat lain di rumah Pak Geng Wahyudi selaku penasehat Pemuda Pancasila Kabupaten Malang dibagikan santunan kepada 400 anak yatim,” terang Bogank.

Kata dia, dibulan yang penuh berkah dan ampunan ini, PP ingin menyampaikan pesan moral kepada seluruh komponen bangsa agar mengedepankan persatuan dan menjunjung tinggi serta mematuhi hukum yang ada. Sehingga, tidak lagi ada upaya memecah belah bangsa oleh pihak yang ingin NKRI tercerai berai dan bertikai antar anak bangsa.

“Setelah hajatan pemilu usai mari kembali bersatu, jangan ikuti hasutan untuk mendukung gerakan inkonstitusional apalagi sampai ke arah gerakan makar seperti yang didengungkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Agar Pancasila tetap tegak berdiri sebagai landasan hidup berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Bogank melanjutkan, kepada aparat penegak hukum, pihaknya mendukung penuh dan jangan ragu untuk menindak tegas siapapun yang mencoba menghasut dengan tujuan memecah belah bangsa dengan dalih apapun yang inkonstitusional. “PP terus berada di garis depan ikut mengamankan tegaknya NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika,” Bogank mengakhiri. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar