Politik Pemerintahan

SanMar Berdoa untuk Kedamaian di Bumi Papua

Surabaya (beritajatim.com) – Insiden kerusuhan yang terjadi di Papua akhir-akhir ini membuat berbagai elemen masyarakat prihatin. Salah satu di antaranya adalah Keluarga Besar Santa Maria (SanMar) Surabaya.

“Kami SanMar merasakan keprihatinan yang amat dalam dengan adanya peristiwa di Papua. Dan, SanMar membuat acara di Car Free Day hari ini ingin menunjukkan bahwa Jatim utamanya Surabaya adalah daerah yang sangat menjunjung toleransi dan menolak ucapan serta perbuatan menyinggung SARA,” kata Koordinator SanMar, Rita Dyah kepada wartawan, Minggu (1/9/2019).

Menurut dia, SanMar adalah Indonesia dalam bentuk mini. “Kami dulu bersekolah dengan kawan-kawan yang berbeda agama, suku dan etnis. Tapi sampai saat ini, kami tetap bersilaturahmi dengan baik. Acara CFD hari ini sangat berkesan karena ditemani suster-suster dari Yayasan SanMar. Kepala Yayasan Suster Ira sangat senang acara kita dan berharap terus dibuat. Mengajarkan toleransi jangan cuma berkata-kata, tapi ebih pada mencontohkan,” tegasnya.

“Dan, kami berdoa dan berharap agar peristiwa Papua cepat selesai dan NKRI menjadi kembali aman serta damai,” pungkasnya. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar