Politik Pemerintahan

Sandiaga Uno Meniru Gus Dur Terkait Janji Libur Bulan Puasa

Malang (beritajatim.com) – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno memiliki alasan khusus atas janji meliburkan penuh siswa selama satu bulan puasa andai kelak terpilih dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Sandiaga mengatakan, sebelumnya libur selama satu bulan penuh pernah dilakukan di massa pemerintahan Presiden RI ke 4 Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Rupanya, hal itulah yang menginspirasi Sandiaga.

“Kami sudah menggodok rencana libur sebulan. Libur selama satu bulan ini bukan hal baru. Di zaman Gus Dur sudah pernah dilakukan,” kata Sandiaga saat di Malang.

Sandiaga menyebut libur selama bulan puasa bisa dimanfaatkan siswa untuk mengasah budi pekerti dan akhlak baik. Bahkan, menurutnya siswa bisa mengikuti pesantren kilat untuk menempa ilmu agama.

“Akan digunakan oleh siswa Muslim untuk mengasah budi pekerti dan akhlak karimah. Dan Mungkin juga ikut pensatren kilat, dan mengasah kebhinekaan dan toleransi kita dalam bingkai UUD dan Pancasila,” papar Sandiaga.

Sandiaga mengakui program libur sekolah selama satu bulan puasa penuh bukanlah kebijakan yang populer dikalangan pendidikan. Namun, ia menganggap program itu sebagai bagian ikhtiar dalam mewujudkan perbaikan bangsa.

“Buat kami ini suatu ikhtiar untuk perbaikan bangsa. Jadi Kami ingin menggaris bawahi bahwa ini bukan tentang Prabowo-Sandi tapi ini tentang membawah perubahan rakyat Indonesia ke arah mana,” tandasnya. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar