Politik Pemerintahan

Sampang Diserbu Pengemis dari Kabupaten Tetangga

Sampang (beritajatim.com) – Pengemis di Kabupaten Sampang, Madura, setiap hari semakin marak. Mereka rata-rata berasal dari Kabupaten Sumenep.

Kabid Penegakan Perda dan Penertiban Umum, Satpol PP Sampang, Chairijah menyampaikan, setelah dilakukan pendataan para pengemis hampir seratus persen dari bumi Sumekar. “Sekitar 95 persen pengemis datang dari Pragaan, dan Prenduan Sumenep. Mereka pulang pergi setiap hari ke Sampang,” ujarnya, Senin (8/4/2019).

Pihaknya mengaku selalu koordinasi dengan Kepala Urusan (Kaur) Desa, Kepala Desa, serta Tim sosial Pragaan dan Prenduan, Sumenep yang sering melakukan penyuluhan terhadap masyarakat setempat. “Sementara, pengemis asal Pamekasan sudah jera. Sedangkan dari Sampang sendiri paling cuma satu orang, itu pun sangat tua,” ujarnya.

Masih kata Chairijah, pengemis yang bekeliaran dan meminta-minta di wilayah Sampang harus ditindak Satpol PP. Karena melanggar pasal 24 huruf b Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. “Kami tidak membiarkannya. Supaya tidak jadi budaya atau kebiasaan untuk mengemis khususnya di Sampang,” pungkasnya. [sar/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar