Politik Pemerintahan

Sampai Mengular, Antrean Pengusul Bantuan UMKM di Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sejumlah wirausahawan yang akan mengusulkan Bantuan presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp 2,4 juta terlihat mengular di depan kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di Jalan Pattimura, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (9/9/2020).

Mereka mulai mengantre sejak pagi untuk mengusulkan berkas sebagai syarat pendaftaran bantuan langsung tunai kepada para pemilik usaha kecil. Diperkirakan, usulan yang masuk akan lebih banyak karena penutupan pendaftaran akan dilakukan pada 11 September 2020 mendatang.

“Diperkirakan hari terakhir besok akan lebih banyak yang mengajukan,” ujar Kasi Pembinaan dan Usaha Mikro, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kabupaten Bojonegoro, Ieke Nur’afni Yuliastanti.

Ieke bersama tim yang melakukan verifikasi berkas usulan mengaku, saat ini masih lembur. Karena setiap hari ada ratusan berkas yang masuk. Pada tahap empat, berkas yang sudah dikirim ke Kementerian Koperasi dan UMKM sebanhak 2.405 berkas.

“Tahap 5 ini sudah ada berkas masuk sebanyak 800 tapi belum selesai, masih banyak sekali,” terangnya.

Salah seorang wirausahawan, asal Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, Budi mengaku mendapat informasi adanya bantuan hibah dari salah satu berita yang disebar di media sosial. “Dari situ kemudian saya juga disuruh mengajukan sama teman, kemudian menyiapkan berkas dan mengusulkan,” terangnya. [lus/but]






Apa Reaksi Anda?

Komentar