Politik Pemerintahan

Pilkada Sidoarjo 2020

Sambangi Kampoeng Batik Jetis, UMKM Jadi Prioritas Pasangan Kelana-Dwi Astutik

Sidoarjo (beritajatim.com) – Cawabup nomor 3 Dwi Astutik mengunjungi Kampoeng Batik yang ada di Kelurahan Jetis Sidoarjo, Senin (5/10/2020). Kampoeng Batik yang menjadi ikon ini bagian dari fokus Cabup Kelana Aprilianto dan Cawabup Dwi Astutik. Salah satu program yang disampaikan kepada para pengrajin batik, akan memajukan pariwisata yang ada di Sidoarjo, salah satunya lewat kampung mandiri.

Di Kampoeng Batik, Dwi Astutik melihat secara langsung proses membatik, mulai dari proses pewarnaan, pelunturan malam, hingga proses melukis.

Dwi Astutik menjelaskan jika Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) harus mendapat prioritas. “UMKM mempunyai peran penting dalam perekonomian, maka dari itu pendanaan, pelatihan, pengembangan serta pemasaran itu menjadi fokus kita,” kata Dwi Astutik.

Program Kelana-Dwi Astutik ini pun menjadi angin segar bagi perajin batik di Kampoeng Jetis. Hj Ratna Mufida, generasi kedua, setelah diturunkan oleh orang tuanya yang berdiri sejak tahun 1953. Kini, Tuty meneruskan usaha UMKM tersebut kepada putra semata wayang, Rinaldi Kurnia Edwinsyah.

Tuty mengaku jika batik Sidoarjo sudah menjadi incaran para wisatawan. Namun Tuty masih menyayangkan jika warga Sidoarjo sendiri belum banyak yang memakai batik khas Kota Delta.

“Saya senang dengan kehadiran Bu Dwi kesini membuat semangat kami para perajin batik. Batik kami alhamdulillah laku walau pandemi seperti ini. Saya harapkan kehadiran Bu Dwi ini bisa lebih memperhatikan para UMKM batik, kalau bisa itu warga di Sidoarjo juga sering pakai batik asli sini, begitu juga dengan bapak ibu di dinas-dinas, kalau bisa pakailah batik Sidoarjo,” imbuhnya berharap. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar