Politik Pemerintahan

Salurkan Manfaat Lewat Gerakan Infaq Shubuh

Lamongan (beritajatim.com) – Saat penyerahan bantuan sosial kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Pendopo Lokatantra, Wakil Bupati Lamongan, Abdul Rouf, mengatakan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lamongan telah mempunyai program beasiswa bagi siswa kurang mampu.

“Program beasiswa dari Baznas diperuntukkan bagi siswa tingkat SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK bahkan jenjang S1,” ujar Abdul Rouf, Rabu (05/05/2021).

Oleh karena itu, Abdul Rouf menambahkan, saat ini dirinya bersama Bupati YES, panggilan Akrab Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan berusaha mengembangkan dan memajukan Baznas Lamongan.

“Baznas merupakan lembaga untuk menghimpun, mengelola, dan menyerahkan zakat infaq dan shodaqoh masyarakat agar tepat sasaran. Ke depannya, Bupati YES akan terus berusaha mengembangkan dan memajukan Baznas Kabupaten Lamongan agar bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Saat ini beasiswa telah diberikan kepada siswa SD/MI sebesar Rp. 100.000 per bulan, SMP/MTS sebesar Rp. 150.000 per bulan, SMA/SMK sebesar Rp. 200.000 per bulan, untuk santri sebesar Rp. 300.000 per bulan dan untuk mahasiswa sebesar Rp. 400.000 per bulan.

Abdul Rouf percaya bahwa masyarakat Lamongan sebenarnya mudah untuk mengeluarkan zakat, infaq, dan shodaqohnya. Dibuktikan dengan target tahun 2019 yang semula Rp. 1,7 Milliar ternyata terealisasi sebesar Rp. 2,2 Milyar. Bahkan di tahun 2020 saat pandemi target Rp. 4,5 Milyar hampir tercapai.

“Melalui Gerakan Infaq Shubuh (GIS) kami membantu masyarakat, khususnya ASN untuk mengumpulan infaqnya setiap shubuh, menghimpunnya di tiap instansi lalu menyerahkannya pada Baznas tiap dua minggu sekali. Lalu akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan seperti saat ini, yakni kepada LKSA,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut Baznas bekerjasama dengan TP PKK memberikan bantuan kepada 33 LKSA yang ada di Kabupaten Lamongan. 33 LKSA ini menampung anak-anak terlantar, yatim piatu dan lansia terlantar.

Bantuan yang diberikan selain kepada kelembagaannya juga diberikan kepada individunya. Berupa beras 50 kg, gula 5 kg, minyak goreng 1 dus, mie instan 1 dus serta uang tunai Rp. 5 juta untuk kelembagaannya dan paket sembako kepada tiap individunya.

Sementara itu, Ketua LKSA, Nadzir mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Pemkab Lamongan. “Saya berterimakasih kepada Pemkab Lamongan dan TP PKK atas bantuan yang diberikan dan dijadikan sebagai agenda tahunan. Semoga Baznas kedepannya semakin maju,” Ungkap Nadzir. [kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar