Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Salurkan Bantuan Nelayan, Kodim 0812 Lamongan bersama SNL Gelar Halal Bihalal dan Sarasehan

Saat berlangsungnya kegiatan Halal Bihalal dan Sarasehan yang digelar SNL bersama Kodim 0812 Lamongan, di Paciran, Minggu (15/5/2022).

Lamongan (beritajatim.com) – Para nelayan yang tergabung dalam kelompok bernama Seputar Nelayan Lamongan (SNL) bekerjasama dengan Kodim 0812 Lamongan, menggelar kegiatan Halal Bihalal dan Saresehan bertempat di Granit Coffee Paciran, Minggu (15/5/2022).

Kegiatan yang bertajuk “Bersinergi Menuju Keberdayaan dan Kesejahteraan Lamongan ini sebagai tindak lanjut dari program bantuan yang disalurkan oleh prajurit TNI Lamongan kepada nelayan dan untuk memperkuat jalinan silaturahmi antar sejumlah pihak.

Kordinator SNL, Imamur Rosyidin mengatakan, jika komunitas SNL ini berawal dari sebuah forum diskusi yang intens dilakukan bersama para nelayan mengenai problematika seputar nelayan yang ada di kawasan pantura, yakni Paciran dan Brondong.

“SNL ini berawal dari forum diskusi yang kami lakukan di Group Whatsapp yang membahas tentang sejumlah persoalan yang dihadapi oleh Nelayan. Kita juga aktif membahas dan mengkaji regulasi tentang nelayan, yang intinya bagaimana nelayan Lamongan bisa lebih sejahtera,” ujar Imam, Minggu (15/5/2022).

Imam juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan peduli atas kondisi nelayan di pantura Lamongan. Melalui program bantuan yang telah disalurkan oleh Kodim 0812 Lamongan, ia berharap, nantinya nasib nelayan bisa lebih terangkat.

“Kita berterimakasih kepada Kodim 0812 Lamongan dan seluruh pihak yang telah menyalurkan bantuan program untuk kesejahteraan nelayan di Lamongan, senilai Rp 9,9 miliar. Selanjutnya dengan kegiatan ini, semoga jalinan silaturahmi lebih erat dan bisa bermanfaat ke depan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Staf Kodim 0812 Lamongan Mayor Arh G.N Putu Ardana menuturkan, jika pihaknya sangat mengapresiasi atas upaya yang dilakukan oleh para nelayan pantura. Ia menyebut, kegiatan semacam ini bisa memberikan motivasi dan spirit bagi nelayan.

“Kegiatan ini dalam rangka membuat motivasi yang baik. Pasti kita dukung. Kita juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu untuk mensukseskan acara ini. Alhamdulillah, kita masih bisa menyalurkan bantuan kepada para nelayan di Lamongan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mayor Putu menjelaskan, jika bantuan senilai Rp 9,9 miliar itu sebenarnya disalurkan bagi 16 ribu kuota. Untuk kawasan Pantura sendiri, kata Putu, terdapat 10.500 Kepala Keluarga (KK) nelayan, sedangkan sisanya disalurkan untuk masyarakat yang berada di wilayah Lamongan selatan.

“Sebenarnya ada kuota bantuan sebanyak 16 ribu nelayan. Akhirnya kuota itu kita bagi untuk Paciran sebanyak 5000 KK dan untuk Brondong sebanyak 5500 KK, sedangkan sisanya untuk masyarakat Lamongan bagian selatan. Bantuan ini senilai Rp 600 ribu bagi tiap KK,” terangnya.

Tak hanya itu, Putu menyampaikan, jika nantinya juga bakal ada program bantuan susulan berupa minyak goreng senilai Rp 300 ribu bagi tiap KK. Ia berharap, bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat, khususnya nelayan.

“Nanti BTPKLWN (Bantuan Tunai untuk PKL, Warung dan Nelayan) ini akan diatur oleh Koramil. Di sini TNI hanya menyalurkan bantuan ini sesuai data yang ada ke tujuan. Semoga bermanfaat dan semoga niatan tulus kami dalam mengabdi diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas. Kegiatan kali ini juga mampu mempererat jalinan silaturahmi,” tandasnya.

Sementara itu, Anggota Fraksi Partai Demokrat, DPR RI Komisi X, Debby Kurniawan S.Kom yang hadir menyampaikan, jika kegiatan ini sangat membantu masyarakat nelayan. Ia juga berharap, program bantuan ini bisa dilakukan secara maksimal.

“Kami sangat mengapresiasi. Kami harap agar pendataan dan penataannya dilakukan dengan baik, agar bisa mengakses program bantuan yang ada secara maksimal. Sehingga nelayan semakin lebih sejahtera,” paparnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya jajaran Forkopimcam dari Paciran Brondong, sejumlah tokoh nelayan pantura Lamongan, perwakilan mahasiswa, dan pegiat lingkungan di kawasan pantura Lamongan.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar