Politik Pemerintahan

Salurkan Bantuan, Mensos Risma Akan Petakan Masalah di Tiap Daerah

Mensos RI, Tri Rismaharini saat mengunjungi Yayasan Mojopahit

Mojokerto (beritajatim.com) – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Tri Rismaharini akan melakukan pemetaan untuk menyiapkan bantuan sosial (bansos) ke masyarakat. Pasalnya, setiap daerah berbeda masalah sehingga harus dipetakan lebih dulu agar dapat selesai.

Hal tersebut disampaikan mantan Wali Kota Surabaya saat memberikan bantuan ke penghuni Yayasan Mojopahit di Lingkungan Balong Cangkring (BC), Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Bantuan tersebut diberikan untuk pemberdayaan UMKM di eks Lokalisasi BC.

“Saya coba memetakan, apa-apa saja yang bisa kita lakukan terutama untuk masyarakat yang membutuhkan. Jadi saya coba memetakan karena apa yang bisa kita lakukan, sehingga kami bisa me-review data yang ada di kami maupun anggaran yang ada,” ungkapnya, Sabtu (2/1/2021).

Ia mengakui memang belum bisa keluar Pulau Jawa karena harus menyiapkan Bansos yang harus segera dibagikan. Namun pihaknya akan segera memetakan masalah karena setiap daerah yang dikunjungi memiliki masalah berbeda.

“Kalau di sini, ada lansia, pengemis, tukang becak dan anak jalanan. Itu treatment-nya beda dengan misalkan yang saya lakukan di Ponorogo. Karenanya, setelah ini mungkin kami akan melakukan pemetaan dan kemudian kami juga bisa menyosialisasikan bantuannya,” katanya.

Namun, ia berharap masyarakat yang mendapatkan bantuan dari Kemensos RI tersebut mampu berdiri untuk kesejahteraan hidupnya. Sehingga pihaknya tidak hanya memberikan bantuan dan kemudian lepas, namun masalah yang dihadapi juga tuntas.

“Kalau pelatihan saja tidak bisa, kemudian marketing juga tidak apa. Ini yang sekarang coba kita selesaikan, termasuk bangunan-bangunan ini. Iya, Insya Allah nanti kami akan komunikasi dengan yayasan karena ini lahannya kan bukan milik perorangan. Tidak bisa orang per orang, beda dengan program bedah rumah,” tegasnya.

Salah satu keluarga dari pendiri Yayasan Majapahit, Drajat Satriadi mengatakan, Yayasan Majapahit didirikan oleh almarhum ayahnya, Soewono Blong pada 1969. Yayasan Majapahit membina para tuna wisma, tuna susila, serta penyandang persoalan sosial lainnya. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar