Politik Pemerintahan

Saksi Hanura Jember Walk Out

Jember (beritajatim.com) – Jumadi Made, saksi Partai Hanura, melakukan aksi walk out dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara pemilu tingkat kabupaten di Hotel Aston, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (1/5/2019) malam.

Jumadi keberatan jika rekapitulasi Daerah Pemilihan 2 dilanjutkan karena status hukum surat suara belum jelas. Status ini dipertanyakan Jumadi karena ada kesalahan dalam surat suara tersebut.

Ariandri Shifa Laksono, calon legislator DPRD Jember nomor urut 5 di Daerah Pemilihan II, tidak tercantum dalam surat suara. Dalam surat suara justru tercantum nama Sugeng Hariyadi, calon legislator yang sudah meninggal dunia dan sudah diusulkan pergantiannya oleh DPC Hanura sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT).

“Saya menyatakan keberatan dan minta agar rekapitulasi suara pemilu DPRD Jember dipending (ditunda), karena sudah cacat hukum,” kata Jumadi, Kamis (2/5/2019) pagi.

Keinginan Jumadi mendapat dukungan dari Badan Pengawas Pemilu. Namun Komisi Pemilihan Umum Jember menolaknya. Rekap tetap berjalan. “Pertimbangannya, apa yang kami lakukan sudah sesuai ketentuan. Kami tidak punya alasan menghentikan proses rekapitulasi,” kata Ahmad Hanafi, komisioner KPU Jember.

Jumadi lantas memutuskan walk out karena tak didengar oleh KPU Jember. “Tapi kami sudah mengajukan surat keberatan,” katanya. Hari ini rekap dilanjutkan untuk Kecamatan Mumbulsari dan Sumbersari. Sebanyak 29 kecamatan sudah direkap. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar