Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Sajikan Data LSM dan Ormas, Bakesbangpol Ponorogo Lounching Aplikasi SIALOM

Kepala Bakesbangpol Ponorogo Suko Kartono saat melaunching aplikasi SIALOM. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Inovasi terus dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Ponorogo. Untuk menunjang kinerjanya supaya diketahui publik, baru-baru ini Bakesbangpol melaunching aplikasi Sistem Informasi dan Administrasi LSM dan Organisasi Masyarakat (ormas). Pembuatan aplikasi yang disingkat dengan kata SIALOM itu, sebagai amanah dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Tercetusnya aplikasi SIALOM ini, berawal dari pengalaman dari Kepala Bakesbangpol Suko Kartono saat ditanya masyarakat tentang data ormas. Sebab data tersebut sulit diakses dan jarang diketahui oleh masyarakat. Berangkat dari kejadian tersebut, Suko membentuk tim untuk merumuskan bagaimana informasi yang dibutuhkan masyarakat, utamanya yang berkaitan dengan data Ormas dan LSM bisa disajikan secara akurat, real time dan bisa diakses kapanpun dan dimanapun.

“Saya ingin Bakesbang sebagai OPD yang bertugas melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang Kesatuan Bangsa dan Politik, mampu memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat secara mudah,” kata Suko Kartono usai melaunching aplikasi SIALOM, Rabu (18/2022).

Kepala Bakesbangpol Ponorogo Suko Kartono saat melaunching aplikasi SIALOM. (Foto/Endra Dwiono)

Selain menyuguhkan data LSM dan ormas, dalam aplikasi tersebut, kata Suko juga memfasilitasi laporan keberadaan ormas secara online. Dengan pelaporan secara online ini, supaya semakin banyak organisasi yang belum melaporkan keberadaanya bisa terdata di Bakesbangpol Ponorogo.

“Harapannya agar masyarakat bisa melaporkan keberadaan ormas secara online. Sehingga ada efektifitas kerja dan efisiensi biaya,” kata mantan Kepala Satpol PP tersebut.

Hal senada juga dikatakan oleh Kabid Sospol Bakesbangpol Ponorogo Alim Nor Faizin, menyebut jika sampai sekarang terdapat 226 data ormas dan LSM yang terdata di Bakesbangpol. Namun, diakui Alim jika data tersebut belum bisa divalidasi secara akurat terkait datanya.

“Kami berharap, dengan aplikasi SIALOM, data LSM dan ormas bisa tersaji secara akurat dan dapat diakses mudah oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Imam Syafi’i dari LSM YASPEM berharap aplikasi SIALOM ini bisa menyajikan data secara akurat. Selain itu bisa memberikan masukan agar persyaratan pendaftaran ormas, bisa dipublikasikan pada laman web Bakesbangpol Ponorogo.

“Ini inovasi yang bagus, semua orang sekarang bisa melihat ada berapa jumlah LSM maupun ormas yang ada di Ponorogo,” pungkasnya. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar